jpnn.com - Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Wasisto Raharjo Jati menilai istana tampak telah responsif dalam menjawab berbagai isu yang berkembang di publik.
Hal demikian dikatakan Wasisto menyikapi pernyataan analis politik Hendri Satrio (Hensa) yang menyebut komunikasi Istana membaik, meski terasa spontan.
BACA JUGA: Rumah Bandar Narkoba Dibakar Massa, Bang Reza Soroti 2 Komitmen Kapolres Rohil
"Saya pikir komunikasi Istana memang sudah responsif dengan isu-isu aktual," kata Wasisto kepada awak media dikutip Minggu (12/4).
Namun, Wasisto mendorong Badan Komunikasi (Bakom) RI bisa tampil lebih aktif dan terdepan menyampaikan pandangan pemerintah menyikapi berbagai isu.
BACA JUGA: KPK Ungkap Modus Kejahatan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, Oalah
"Bakom ini yang mempunyai tugas utama sebagai lembaga komunikasi, tujuannya supaya pesan yang disampaikan sesuai dengan tugas utama institusi itu," lanjut dia.
Wasisto menilai Seskab Teddy Indra Wijaya dan Mensesneg Prasetyo Hadi tidak bisa selalu mengisi ruang publik menjelaskan kebijakan negara.
BACA JUGA: Dapat Dukungan dari Para Tokoh Nasional RI, Dubes Iran: Sangat Terhormat Apabila Nanti Diterima Presiden Prabowo
Menurutnya, kedua tokoh yang berperan sentral dalam komunikasi itu harus memikirkan urusan administrasi negara pada saat yang sama.
Oleh karena itu, Wasisto mengusulkan Bakom aktif mengisi ruang ketika Seskab dan Mensesneg sedang mengurusi administrasi negara.
"Bakom itu perlu dimunculkan juga supaya lembaga ini terlihat perannya di ruang publik," ujarnya.
Sebelumnya, analis politik Hendri Satrio (Hensa) menilai komunikasi Istana Kepresidenan mulai menunjukkan perubahan nyata ke arah perbaikan dengan lebih ringkas, tegas, dan mampu menjawab persoalan.
"Terasa lebih tepat, lebih singkat, dan langsung ke pokok persoalan, pada akhirnya publik mendapatkan jawaban dari polemik tersebut," kata Hensa kepada wartawan, Jumat (10/4).
Dia menuturkan perbaikan komunikasi ini terasa setelah makin aktifnya Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya merespons isu-isu berkembang di publik.
"Kehadiran Seskab Teddy dalam menjelaskan isu-isu yang berkembang memberi kesan bahwa Istana saat ini mulai sadar, kerja-kerja pemerintah juga harus diikuti komunikasi yang tertata," kata Hensa.
Hensa menuturkan penting bagi pemerintah menyampaikan hasil kerja agar publik memahami langkah yang sudah dilakukan negara.
"Kalau kerjanya bagus, tetapi tidak dikomunikasikan dengan jelas kepada rakyat, maka rakyat akan selalu bertanya-tanya tentang kinerja pemerintah," ujarnya. (ast/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... JK Didorong Bicara Langsung kepada Prabowo
Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Aristo Setiawan



