Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Jakarta
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, mengapresiasi tinggi pementasan Chicago The Musical versi Bahasa Indonesia yang dinilainya sebagai tonggak penting bagi perkembangan teater musikal nasional.
Irene menyebut kualitas produksi dan para talenta yang tampil sudah memiliki standar internasional.
"Teater musikal Indonesia memiliki kualitas yang sangat kuat dan talenta-talenta yang ada di panggung sudah siap untuk diorbitkan ke luar negeri. Kita perlu memperluas jangkauan agar dunia melihat bahwa Indonesia punya karya seni pertunjukan yang membanggakan," ujar Irene dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Minggu, 12 April 2026.
Menurutnya, pementasan ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menunjukkan kekuatan ekosistem ekonomi kreatif Indonesia yang mampu menghasilkan karya berkelas global. Ia menilai keberanian mengadaptasi karya Broadway legendaris dengan sentuhan lokal menjadi nilai tambah tersendiri.
"Setiap lagu, gerakan tarian, hingga dialog yang penuh penghayatan menjadikan pertunjukan ini begitu meriah. Tantangannya sekarang adalah bagaimana membuat lebih banyak orang, termasuk di luar Indonesia, bisa menonton dan bangga," ucapnya.
Pementasan Chicago The Musical yang digelar pada 8–12 April 2026 ini melibatkan lebih dari 150 pekerja kreatif, mulai dari pemain hingga kru produksi. Hal ini dinilai Irene sebagai bukti nyata besarnya potensi industri seni pertunjukan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif nasional.
Ia pun berharap, keberhasilan produksi ini dapat membuka jalan bagi lebih banyak karya teater musikal Indonesia untuk tampil di panggung internasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam industri kreatif global.
Editor: Redaksi TVRINews





