Penguin Kaisar Kini Terancam Punah, Es Antartika Mencair Jadi Penyebabnya

kumparan.com
7 jam lalu
Cover Berita

Siapa yang tak kenal penguin kaisar? Burung laut bertubuh bongsor dengan corak kuning-oranye keemasan di lehernya ini adalah ikon sejati dari Benua Antartika. Sayangnya, nasib hewan menggemaskan ini kini berada di ujung tanduk.

Organisasi konservasi global, International Union for Conservation of Nature (IUCN), resmi menaikkan status penguin kaisar (Aptenodytes forsteri) dari "Mendekati Terancam" (Near Threatened) menjadi "Terancam Punah" (Endangered) pada Kamis (9/4) waktu setempat.

Keputusan ini tercatat dalam pembaruan Daftar Merah IUCN (IUCN Red List). Biang kerok dari krisis ini sudah bisa ditebak: Perubahan iklim akibat ulah manusia yang membuat es di Antartika terus menyusut drastis.

Penguin kaisar sangat bergantung pada es laut yang stabil (fast ice) untuk hidup, berburu, hingga berkembang biak. Mereka berkembang biak di tengah ganasnya musim dingin, di mana sang jantan akan mengerami telur di atas kakinya.

Permukaan es yang beku juga menjadi "taman kanak-kanak" bagi anak-anak penguin saat musim ganti bulu, tepatnya sebelum bulu mereka kedap air.

Masalahnya, rekor suhu global yang terus memanas membuat es laut Antartika mencair dan pecah lebih cepat pada musim semi. Jika es pecah sebelum anak-anak penguin bisa berenang, tragedi mematikan tak bisa dihindari. Anak-anak penguin itu akan tenggelam ke laut.

"Tanpa es laut, mereka akan sangat kesulitan untuk bertahan hidup," kata Christophe Barbraud, ilmuwan dari lembaga riset Prancis, CNRS.

Citra satelit telah membuktikan krisis ini. Sepanjang tahun 2009 hingga 2018 saja, sekitar 20.000 penguin dewasa, atau sekitar 10 persen dari total populasi, telah lenyap. IUCN memproyeksikan, jika emisi gas rumah kaca tidak dipangkas drastis, populasi penguin kaisar akan berkurang separuhnya pada tahun 2080-an.

Bukan cuma penguin kaisar yang merana. Daftar Merah IUCN terbaru juga memasukkan anjing laut bulu Antartika (Antarctic fur seal) ke dalam daftar "Terancam Punah" (Endangered).

Populasi mereka anjlok lebih dari 50 persen, dari 2,1 juta ekor pada 1999 menjadi hanya 944 ribu ekor pada 2025. Pemicunya adalah kelaparan massal. Suhu laut yang menghangat mendorong udang krill (makanan utama mereka) berenang ke laut yang lebih dalam untuk mencari air dingin. Akibatnya, bayi-bayi anjing laut banyak yang mati karena kekurangan nutrisi di tahun pertama mereka.

Lebih tragis lagi, anjing laut gajah selatan (southern elephant seal) kini berstatus "Rentan" (Vulnerable) gara-gara wabah Flu Burung (HPAI) yang sangat patogen. Penyakit ini menyebar dari burung ke mamalia, membunuh lebih dari 90 persen anak anjing laut yang baru lahir di beberapa koloni.

Alarm Peringatan bagi Bumi

Direktur Jenderal IUCN, Dr. Grethel Aguilar, menegaskan bahwa status Daftar Merah ini harus menjadi peringatan keras bagi seluruh negara.

"Penurunan populasi penguin kaisar dan anjing laut bulu Antartika adalah alarm kebangkitan tentang realitas perubahan iklim. Peran Antartika sebagai 'penjaga beku' planet kita tak tergantikan, ia menstabilkan iklim dan menjadi tempat berlindung bagi satwa liar yang unik," ujarnya.

Senada dengan Aguilar, CEO BirdLife International, Martin Harper, mendesak aksi nyata. "Perubahan iklim mempercepat krisis kepunahan di depan mata kita. Pemerintah harus bertindak sekarang juga untuk segera melakukan dekarbonisasi ekonomi kita," tegas Harper.

Nasib hewan-hewan ikonik ini ada di tangan manusia. Jika kita gagal mengerem laju pemanasan global, penguin kaisar mungkin hanya akan menjadi kenangan di akhir abad ini.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kepala Dinas Pinjam hingga Pakai Uang Pribadi Buat Penuhi Permintaan Bupati Tulungagung
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
BMKG Juanda Prakirakan Hujan Ringan hingga Sedang Guyur Jatim Hari Ini
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Gelontorkan Seluruh Laba Bersih, Sari Roti Tebar Dividen Tunai Mencapai Rp450 Miliar
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Foto: Gubernur Maluku Utara Tinjau Pengungsi Korban Gempa di Pulau Batang Dua
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Torino atasi Hellas Verona, Cagliari kalahkan Cremonese
• 13 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.