AI Efektif untuk Ketahanan Pangan Nasional, Bisa Deteksi Hama hingga Tingkatkan Produksi

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Implementasi AI tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan infrastruktur telekomunikasi yang memadai.

AI Efektif untuk Ketahanan Pangan Nasional, Bisa Deteksi Hama hingga Tingkatkan Produksi

IDXChannel - Adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) penting untuk mengoptimalkan sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi), Nezar Patria mengatakan, pemanfaatan teknologi mutakhir AI menjadi langkah strategis untuk mendorong produktivitas pertanian secara berkelanjutan.

Baca Juga:
Waspada Kemarau Panjang, Bapanas Perkuat Ketahanan Pangan

"Adopsi teknologi terbaru, dalam hal ini artificial intelligence, sangat kritikal dan strategis untuk menopang pertumbuhan pertanian di Indonesia serta menjaga keberlanjutannya," kata Nezar, Minggu (12/4/2026).

Dia menambahkan, AI memiliki berbagai manfaat bagi petani, mulai dari mendeteksi hama dan penyakit tanaman, meningkatkan hasil produksi lahan, hingga mengotomatisasi proses perawatan tanaman.

Baca Juga:
Swasembada Protein Jadi Strategi Pemerintah Berikutnya Bangun Ketahanan Pangan Nasional

Tak hanya itu, teknologi ini juga mampu membantu memetakan jalur distribusi serta melakukan analisis prediktif terkait ketersediaan pangan di masa depan.

Baca Juga:
Cadangan Beras Pemerintah Tembus 4,6 Juta Ton, Ketahanan Pangan Aman hingga 11 Bulan ke Depan

Namun demikian, Nezar menegaskan bahwa implementasi AI tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan infrastruktur telekomunikasi yang memadai. Ia menjelaskan bahwa AI sangat bergantung pada pertukaran data yang membutuhkan kualitas jaringan internet yang baik.

"AI ini bekerja dengan data. Dan data ditransfer melalui jaringan telekomunikasi. Karena itu infrastruktur telekomunikasi menjadi prasyarat di tingkat elementer, di tingkat fundamental," katanya.

Baca Juga:
Zulhas Sebut Ketahanan Pangan RI Kuat di Tengah Gejolak Timur Tengah

Untuk itu, kata Nezar, Komdigi terus memacu pembangunan dan pemerataan infrastruktur telekomunikasi hingga ke pelosok daerah. Perhatian khusus diberikan kepada wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) agar mendapatkan akses internet yang setara.

Wamen Nezar berharap pemerataan konektivitas digital dapat dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital di daerah, memperkuat pelaku UMKM, serta meningkatkan pertukaran informasi dan keterampilan masyarakat.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Profil Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, Baru Setahun Dilantik Ditangkap KPK
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
KPK: Bupati Tulungagung Targetkan Rp5 Miliar, tapi Dapat Rp2,7 Miliar
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Dubes Iran Sebut Kapal yang Keluar dari Selat Hormuz Harus Ikuti Protokol: Keadaan Sangat Berbahaya
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Diperas KPK Gadungan, Sahroni Ngaku Heran Jadi Target: Dipikir Gua Banyak Duit Kali Ya
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Simak lagi warta soal konser NCT Wish, tenggat implementasi PP Tunas
• 7 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.