REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyanyi Sabrina Carpenter menyampaikan permintaan maaf setelah keliru mengira seruan Zaghrouta, teriakan perayaan khas budaya Arab, sebagai yodel saat tampil di Coachella pada Jumat (10/4/2026) malam waktu AS. Permintaan maaf tersebut disampaikan Carpenter melalui X pada Sabtu.
la menjelaskan bahwa kesalahpahaman terjadi karena keterbatasan penglihatan dan pendengaran saat berada di atas panggung. Pelantun "Manchild" itu pun berjanji ke depannya dia akan menyambut semua sorakan penggemar.
- Coachella 2026 Dibuka dengan Headliner Sabrina Carpenter dan Justin Bieber
- Viral Video Bocah Iran Minta IRGC Serang Tel Aviv Pakai Rudal Pink
- Vokalis Massive Attack Ditangkap karena Ikut Aksi Bela Palestina
"Saya minta maaf, saya tidak melihat orang ini dengan mata saya dan tidak bisa mendengar dengan jelas. Reaksi saya murni karena kebingungan, sarkasme, dan tidak bermaksud buruk. Seharusnya bisa menanganinya dengan lebih baik. Sekarang saya tahu apa itu Zaghrouta. Saya menyambut semua sorakan dan yodel mulai sekarang," kata Carpenter seperti dikutip dari Variety, Ahad (12/4/2026).
Yodel merupakan bentuk bernyanyi yang melibatkan peralihan cepat antara suara dada dan suara kepala seseorang, untuk menciptakan suara unik yang bersifat melodi dan ritmis. Yodeling sering dikaitkan dengan Pegunungan Alpen Swiss. Sementara Zaghrouta atau ululasi adalah seruan melengking cepat yang digunakan dalam budaya Arab untuk mengekspresikan kegembiraan atau perayaan sesuatu.




