Kasus Penipuan Rp2,4 Triliun, Bareskrim Lacak Aset Tersangka DSI

okezone.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dit Tipideksus) Bareskrim Polri melakukan pelacakan aset para tersangka kasus dugaan fraud atau penipuan oleh PT Dana Syariah Indonesia (PT DSI) yang merugikan Rp2,4 triliun.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Ade Safri Simanjuntak mengungkapkan, penyidik juga terus berkoordinasi dengan PPATK dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menelusuri aset-aset harta kekayaan para tersangka yang disembunyikan.

"Sekaligus mengamankan aset tersebut sebagai barang bukti dalam rangka memaksimalkan pemulihan kerugian (asset recovery) para korban," kata Ade kepada wartawan, Jakarta, Minggu (12/4/2026).

Baca Juga :
Eks Direktur PT DSI Ditahan Usai Diperiksa Bareskrim Polri

Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan LPSK terkait kasus dugaan fraud atau penipuan oleh PT Dana Syariah Indonesia tersebut. Hal itu dilakukan untuk kepentingan ganti rugi atau restitusi para korban.

"Berkaitan dengan hal tersebut Penyidik telah melakukan koordinasi lanjutan dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) terkait proses permohonan restitusi bagi para korban perkara PT DSI," ujar Ade.

Berdasarkan hasil koordinasi tersebut, terhitung mulai tanggal 1 April 2026 telah dibuka kanal pengaduan online oleh LPSK, dan para korban dapat mengajukan pendaftaran sebagai pemohon restitusi, serta selanjutnya dilakukan proses verifikasi.

Baca Juga :
Bareskrim Polri Periksa Eks Direktur PT DSI, Cecar 50 Pertanyaan

"Pengajuan restitusi dilakukan secara online melalui website resmi LPSK untuk pengajuan klaim kerugian korban," tutup Ade.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Selat Taiwan Memanas, 16 Jet Tempur China Menyelinap ke Taipei
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Indonesia Tekankan Keseimbangan antara HAM dan Ekonomi dalam Kemitraan Uni Eropa
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
ASEAN Sambut Dana Khusus 30 Miliar Dolar AS dari ADB untuk Perkuat Infrastruktur dan Energi Kawasan
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Bahlil Pastikan tak Ada kenaikan Harga BBM dan LPG Subsidi
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pramono: Tindak Ada Kompromi untuk Aksi Premanisme
• 13 menit lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.