Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberi sinyal bahwa pemerintah tengah merancang kebijakan insentif baru untuk pembelian sepeda motor listrik alias electric vehicle (EV).
Purbaya mengungkapkan bahwa rencana insentif baru tersebut akan segera dimatangkan melalui pembahasan lintas kementerian, khususnya dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin).
"Saya masih akan bicarakan dengan Menteri Perindustrian [Agus Gumiwang Kartasasmita]. Kita akan bicarakan, tapi kira-kira akan ada insentif untuk motor listrik yang baru," ungkap Purbaya kepada wartawan, dikutip Minggu (12/4/2026).
Meski demikian, bendahara negara belum merinci lebih lanjut mengenai skema insentif maupun besaran bantuan yang akan diberikan. Dia hanya menekankan bahwa rumusan insentif ini merupakan kebijakan baru dan terpisah dari program bantuan pembelian motor listrik yang pernah berjalan sebelumnya.
Adapun, sinyal insentif untuk kendaraan listrik tersebut muncul sejalan dengan pertemuan antara Purbaya dengan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) di Kantor Kementerian Keuangan pada Kamis (9/4/2026).
Purbaya memaparkan bahwa selain menerima undangan pameran otomotif, pertemuannya dengan para pelaku industri otomotif tersebut juga mulai menjajaki potensi kebutuhan insentif tambahan bagi kendaraan listrik.
"Gaikindo mengundang mau pameran mobil, tapi juga diskusi untuk misalnya kalau perlu insentif, insentif seperti apa untuk mobil listrik dan lain-lain. Ini diskusinya belum selesai, nanti masih akan saya ketemu lagi dengan mereka," jelas Purbaya.
Adapun, berdasarkan keterangan dalam akun Instagram resmi Purbaya (@menkeuri), pertemuan dengan Gaikindo secara komprehensif membahas kondisi pasar otomotif domestik, perkembangan kendaraan listrik dan hybrid, serta dukungan riil yang dapat diberikan pemerintah untuk mendongkrak daya saing industri.
Kinerja pasar otomotif domestik saat ini disebut menunjukkan tren yang positif. Berdasarkan laporan Gaikindo kepada Kemenkeu, penjualan mobil sepanjang kuartal I/2026 (Januari–Maret) berhasil mencatatkan peningkatan dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, sejalan dengan tren penjualan kendaraan listrik yang diklaim tumbuh signifikan.





