Delegasi Iran Tinggalkan Pakistan, Sebut Tuntutan AS Berlebihan

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, ISLAMABAD—Pembicaraan damai antara Iran dan Amerika Serikat (AS) berakhir dengan kegagalan.

Media pemerintah Iran menyalahkan kegagalan pembicaraan tersebut pada tuntutan AS yang “berlebihan”.

“Negosiasi antara tim Iran dan Amerika baru saja berakhir beberapa menit yang lalu dan, karena apa yang digambarkan sebagai campur tangan dan ambisi AS yang berlebihan, kedua pihak sejauh ini gagal mencapai kesepakatan,” lapor seorang koresponden untuk kantor berita semi-resmi Tasnim dari Islamabad.

Kantor berita Mehr mengatakan delegasi tersebut, yang termasuk Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi sudah meninggalkan Pakistan.

Menurut kantor berita IRNA, ketika ditanya apakah diplomasi telah berakhir, Mohammad Bagher Ghalibaf menjawab dengan mengatakan “diplomasi tidak pernah berakhir”.

“Aparat diplomatik adalah alat untuk mengamankan, melindungi, dan melestarikan kepentingan nasional,” kata Baghaei kepada media Iran dikutip dari Al Jazeera.

Ia menyimpulkan dengan mengatakan bahwa konsultasi antara Iran, Pakistan, dan negara-negara sahabat serta negara-negara tetangga akan terus berlanjut. (amr)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kulturolog: Buku Saku KSP Perkuat Narasi “Negara Hadir”, Fondasi Menuju Indonesia Maju
• 21 jam lalujpnn.com
thumb
KCI Beberkan Sederet Fasilitas Stasiun JIS, Target Operasi Juni 2026
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Sulawesi Selatan Dipercepat untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis
• 16 jam lalupantau.com
thumb
ANTARA Menanam di Kubu Raya wujudkan kelestarian lingkungan
• 39 menit laluantaranews.com
thumb
Sengketa Lahan KAI di Tanah Abang Mencekam, Hercules dan GRIB Jaya Gugat Menteri, Gubernur Jakarta hingga Polda
• 18 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.