FAJAR, ISLAMABAD—Pembicaraan damai antara Iran dan Amerika Serikat (AS) berakhir dengan kegagalan.
Media pemerintah Iran menyalahkan kegagalan pembicaraan tersebut pada tuntutan AS yang “berlebihan”.
“Negosiasi antara tim Iran dan Amerika baru saja berakhir beberapa menit yang lalu dan, karena apa yang digambarkan sebagai campur tangan dan ambisi AS yang berlebihan, kedua pihak sejauh ini gagal mencapai kesepakatan,” lapor seorang koresponden untuk kantor berita semi-resmi Tasnim dari Islamabad.
Kantor berita Mehr mengatakan delegasi tersebut, yang termasuk Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi sudah meninggalkan Pakistan.
Menurut kantor berita IRNA, ketika ditanya apakah diplomasi telah berakhir, Mohammad Bagher Ghalibaf menjawab dengan mengatakan “diplomasi tidak pernah berakhir”.
“Aparat diplomatik adalah alat untuk mengamankan, melindungi, dan melestarikan kepentingan nasional,” kata Baghaei kepada media Iran dikutip dari Al Jazeera.
Ia menyimpulkan dengan mengatakan bahwa konsultasi antara Iran, Pakistan, dan negara-negara sahabat serta negara-negara tetangga akan terus berlanjut. (amr)





