Di Syawalan 1447 H, Wali Kota Butuh Dukungan Muhammadiyah Makassar

harianfajar
5 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendorong kolaborasi antara Pemerintah Kota Makassar dan Muhammadiyah dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Syawalan 1447 H Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Makassar di Gedung BBPMP Sulsel, Jalan A.P. Pettarani, Makassar, Minggu (12/4/2025).

Munafri mengungkapkan, volume sampah di Kota Makassar saat ini mencapai sekitar 1.000 ton per hari. Ia menilai persoalan ini tidak bisa hanya ditangani pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, termasuk Muhammadiyah.

Menurutnya, pengelolaan sampah dapat menjadi peluang ekonomi jika dikelola dengan baik, seperti pemilahan sampah plastik yang memiliki nilai jual serta pengolahan sampah organik menjadi kompos.

“Ini bisa menjadi peluang, sumber penghasilan tambahan bagi keluarga, khususnya ibu rumah tangga, jika dikelola dengan baik,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar telah mengembangkan metode pengolahan sampah organik berbasis rumah tangga, termasuk pemanfaatan maggot (larva lalat) sebagai pengurai sampah.

Program ini diharapkan dapat mengurangi volume sampah sekaligus mendukung sektor pertanian perkotaan atau urban farming.

Munafri bahkan mengusulkan agar kader Muhammadiyah membina minimal dua lorong sebagai proyek percontohan pengelolaan sampah terintegrasi yang terhubung dengan ketahanan pangan masyarakat.

“Dari sampah menjadi maggot, dari maggot menjadi pakan ternak, dari kompos menjadi pupuk, lalu digunakan untuk urban farming. Ini sistem yang saling terhubung,” jelasnya.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa Kota Makassar tengah mendapatkan peluang investasi pembangunan pembangkit listrik berbasis sampah senilai Rp3 triliun sebagai solusi berkelanjutan terhadap persoalan lingkungan.

Menutup sambutannya, Munafri menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menyelesaikan berbagai tantangan pembangunan.

“Masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Tidak ada yang bisa menyelesaikan ini sendiri tanpa kolaborasi,” pungkasnya. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dampak Perang Iran, Korea Selatan Berburu Minyak ke Kazakstan
• 36 menit lalukatadata.co.id
thumb
Cefila Luncurkan PSM Kids, Lengkapi Jenjang Pembinaan PSM Makassar
• 6 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Beri Peringatan Keras ke Safrie Ramadhan, Na Daehoon Ancam Bakar Baju Pemberian Pacar Jule untuk Anak: Emang Kamu Siapa?
• 5 jam lalugrid.id
thumb
Perubahan Rute Transjakarta 6D, Halte Menara Mandiri Tak Lagi Disinggahi Arah Senayan
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Roemah Koffie Academy: Tempat Belajar dan Naik Level di Dunia Kopi Profesional
• 10 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.