Pramono Tekankan Peran Warga Jateng dalam Wujudkan Jakarta Kota Global

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Krisafika Taraisya Subagio

TVRINews, Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menekankan pentingnya peran warga Jawa Tengah dalam mendukung pembangunan Jakarta menuju kota global yang inklusif dan berkelanjutan. Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara Halalbihalal Paguyuban Jawa Tengah (PJT) 2026 di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Minggu, 12 April 2026.

Menurut Pramono, keberadaan masyarakat Jawa Tengah di Jakarta dan wilayah Jabodetabek selama ini telah memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan ibu kota, baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun budaya.

"Warga Jawa Tengah yang berada di Jakarta jumlahnya besar dan berkontribusi nyata dalam pembangunan serta mendorong Jakarta menjadi kota global ke depan," ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip tvrinews.com dari laman Pemprov DKI Jakarta, pada Minggu, 12 April 2026.

Ia menilai, kegiatan halalbihalal seperti ini menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan sekaligus menjaga harmoni di tengah keberagaman masyarakat Jakarta.

Tema yang diusung tahun ini, "Bersama dalam Kebersamaan, Harmonis Sepanjang Masa", dinilai mencerminkan semangat guyub rukun yang menjadi kekuatan utama dalam kehidupan bermasyarakat.

Kemudian, Pramono juga menambahkan nilai "migunani" atau kebermanfaatan dalam semangat kebersamaan tersebut.

"Harapannya, kebersamaan ini benar-benar memberi manfaat bagi Jakarta," ucapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk terus memperkuat sinergi dengan berbagai komunitas perantau, termasuk Paguyuban Jawa Tengah. Menurutnya, kolaborasi tersebut penting dalam menjaga toleransi, kerukunan, dan inklusivitas sebagai fondasi Jakarta ke depan.

Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Wiranto serta Sutiyoso. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga diisi dengan aksi sosial berupa pemberian santunan kepada 100 anak yatim, hasil kolaborasi dengan berbagai lembaga filantropi.

Paguyuban Jawa Tengah (PJT) yang berdiri sejak 1995 sendiri terus berperan sebagai wadah kebersamaan warga perantau, sekaligus penggerak kegiatan sosial dan edukatif yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
MBG dan Jerat Ambisi Negara
• 12 jam lalukompas.com
thumb
100 Ribu Jemaah Padati Al-Aqsa Usai 40 Hari Ditutup, ini Momen Haru Salat Jumat Perdana
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Heboh Foto AI di JAKI, Lurah Kalisari Terancam Dipecat!
• 3 jam laluokezone.com
thumb
Sugiono Terpilih Aklamasi Pimpin PB IPSI, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat ke Olimpiade
• 2 jam lalujpnn.com
thumb
Bank Indonesia Buka Rekrutmen April 2026, Berikut Posisi dan Link Daftarnya
• 7 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.