Kasus Korupsi DJKA Sumut, Independensi dan Netralitas Hakim Disorot

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Pendiri Pusat Riset Politik Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI) Saiful Anam mengingatkan pentingnya menjaga independensi dan netralitas hakim dalam perkara kasus dugaan korupsi proyek Direktorat Jendral Perkeretaapian (DJKA) Sumatera Utara. 

“Keterlibatan politik dalam ruang sidang sangat berbahaya karena dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan,” kata Saiful Anam kepada wartawan Minggu 12 April 2026. 

Baca Juga :
Kuasa Hukum Bongkar Kejanggalan Penetapan Tersangka Kasus Petral
Anwar Usman Minta Hakim Baru yang Gantikan Dirinya Bawa Berkah untuk MK

Hal ini menyusul adanya keterangan dari salah satu terdakwa yang meyebut adanya dugaan aliran dana korupsi untuk kepentingan politik, termasuk Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumut.

Anam menekankan bahwa hakim harus teguh pada objetivitas dan independensi hakim adalah pilar utama dalam menegakkan keadilan. 

Sudah seharusnya, hakim tidak boleh berpihak kepada siapa pun, apalagi terlibat dalam kepentingan politik yang dapat mencederai proses hukum.

Sebab, kata Anam, jika hakim gagal menjaga netralitas dan justru terlihat memihak, maka publik tidak hanya akan meragukan putusan yang dihasilkan, tetapi juga dapat kehilangan kepercayaan terhadap institusi peradilan secara keseluruhan. 

“Dalam kondisi seperti ini, bukan tidak mungkin masyarakat akan menghakimi hakim secara moral, karena dianggap tidak menjalankan amanah dengan benar,” ujar Anam.

Oleh karenanya, sambung Anam, hakim harus menjaga jarak dari segala bentuk kepentingan, termasuk politik, serta tetap berpegang teguh pada kode etik dan prinsip keadilan. 

Dengan begitu kepercayaan publik dapat tetap terjaga dan hukum benar-benar menjadi panglima dalam setiap proses peradilan.

Baca Juga :
Ada Aturan WFH, Pemeriksaan Saksi di KPK Tetap Berjalan
Periksa Bos Rokok Madura Haji Her, KPK Selidiki Mekanisme Pengurusan Cukai
Diperiksa KPK, Bos Rokok Madura Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Persija Jakarta Gilas Persebaya dengan Skor 3-0 tanpa Balas, Mauricio Souza Apresiasi Semua Pemain
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Ketiga Anaknya Tak Pernah Cari Jule, Na Daehoon Justru Murka Usai Izin Bertemu Dimanfaatkan
• 10 jam lalugrid.id
thumb
Prabowo Pastikan Indonesia Aman di Tengah Konflik Timur Tengah, Antisipasi Krisis Disiapkan
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Link Live Streaming Timnas Indonesia Vs Thailand di Final ASEAN Futsal 2026, Mulai Jam 20.00 WIB
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Dari TikTok LIVE ke Studio, Cece Caramel Rilis Album Perdana!
• 6 jam laluherstory.co.id
Berhasil disimpan.