JAKARTA, DISWAY.ID - Viral di media sosial (medsos), sopir bajaj dipalak preman Rp100 ribu di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Aksi premanisme terhadap sopir bajaj di Tanah Abang tersebut terekam kamera ponsel penumpang dan diviralkan di medsos.
BACA JUGA:Pramono Larang Ondel-Ondel sebagai Ikon Betawi Dipakai Mengamen, Minta Satpol PP Bertindak!
BACA JUGA:Resmi Dibuka Bupati Syaharuddin Alrif, Open Tournament Domino Nene Mallomo 2026 Perebutkan Hadiah Rp200 Juta
Dalam video yang diunggah akun Instagram @jakarta.terkini, terlihat preman Tanah Abang meminta uang pada sopir bajaj yang melintas.
Si sopir bajaj mengaku, sampai harus merogoh kocek Rp100 ribu dalam sehari untuk jatah preman.
Jika tidak diberi jatah, si preman kerap melakukan perusakan seperti memecahkan kaca bajaj hingga ancaman kekerasan.
“Sopir bajaj juga mengaku, jika tidak memberikan uang setoran, mereka kerap mendapat ancaman. Mulai dari diteriaki maling hingga pemukulan," tulis akun @jakarta.terkini.
BACA JUGA:Perundingan 'Islamabad Talks' Alot: AS dan Iran Sepakat Damai atau Lanjut Perang?
BACA JUGA:Pramono Dukung PPSU 'Buru' Ikan Sapu-sapu: Lakukan secara Masif!
Meski kerap dirugikan, para sopir bajaj di kawasan Tanah Abang mengaku tidak berani melawan.
Pasalnya, lokasi tersebut merupakan tempat mereka mencari nafkah untuk kebutuhan sehari-hari.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku sudah melihat video viral pemalakan sopir bajaj tersebut.
Politisi PDI Perjuangan itupun merasa geram dengan aksi premanisme yang kerap terjadi di Tanah Abang.
BACA JUGA:Seleksi Calon Hakim Agung 2026, KY Jaring Kandidat Terbaik Nonkarier untuk Perkuat Kualitas Peradilan
- 1
- 2
- »





