Jakarta, tvOnenews.com - Pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Dean James tetap ingin bermain untuk Merah Putih walau pun skandal paspor sempat menerpanya.
Bahkan dia sengaja mematikan ponsel selama terkena skandal paspor karena Go Ahead Eagles yang menepikannya selama KNVB melakukan investigasi atas laporan NAC Breda atas keabsahan Dean James karena dinaturalisasi Timnas Indonesia.
Dean James mengakui skandal paspor tak menutup keinginannya untuk terus membela Timnas Indonesia, bahkan ketika Skuad Garuda gagal menembus Piala Dunia 2026.
"Saya hanya ingin terus bermain untuk Timnas Indonesia, saya tidak senang dengan itu (laporan NAC Breda ke KNVB), jadi mari kita sudahi saja," kata Dean James dikutip dari laman Voetbal Primeur, Minggu (12/4/2026).
Di sisi lain, ketika laporan tersebut dibuat Dean James seakan terisolasi dengan kasus tersebut. Bahkan dia sampai mematikan ponsel karena merasa terganggu dan bahkan stres dengan apa yang terjadi di sosial media.
"Pada titik tertentu, saya mematikan ponsel saya. Jika anda terus membaca itu, anda akan mulai gila. Selama empat atau lima hari pertama tidak ada kabar, tapi kemudian saya berbicara dengan pengacara dan agen saya," katanya.
Dean James sempat mengetahui kabar skandal paspor dari manajemen Go Ahead Eagles. Belum ada dua jam diberitahu soal skandal paspor, media sosial dihebohkan dengan laporan NAC Breda tersebut.
"Direktur Teknik kami, Jan Willem van Dop, menarik saya keluar dari gym dabn berkata NAC ingin mengajukan pengadua, saya tidak tahu apa yang terjadi karena saya tiba-tiba melihatnya di media," katanya.
Dean James yang lahir dan besar di Belanda pun tiba-tiba menjadi asing di negaranya sendiri. Padahal, dia hanya ingin bermain untuk Timnas Indonesia, darah yang diturunkan oleh orang tuanya sendiri.
KNVB pun mengumumkan hasil investigasi dan memastikan tidak akan memberikan sanksi bagi Dean James maupun Go Ahead Eagles.
Setelah menyelesaikan administrasi di Badan Imigrasi dan Naturalisasi Belanda, dia pun akhirnya kembali membela Go Ahead Eagles tanpa perlu melepas kewarganegaraan Indonesia yang kini dimilikinya.




