Pertamina Patra Niaga Genjot Inovasi FAME dan Manfaat Eceng Gondok di Surabaya, Ini Hasilnya

viva.co.id
22 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) melalui unit Integrated Terminal (IT) Surabaya berhasil meraih predikat PROPER Emas dalam pengelolaan lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) pada ajang Anugerah Lingkungan PROPER 2025.

Pencapaian ini didukung oleh implementasi dua program unggulan, yaitu Eco Inovasi Penerimaan FAME melalui jalur pipa serta program pemberdayaan masyarakat Lentera Pagesangan yang mengedepankan prinsip keberlanjutan dan ekonomi sirkular.

Baca Juga :
Eksaminasi Putusan Kerry Riza, FHUI Nilai Riza Chalid Tak Terlibat dalam Perkara Pertamina
Pertamina Wisuda 168 Binaan Usaha Ultra Mikro, Total Cuan Hingga 2,7 Miliar

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun menyampaikan bahwa capaian ini merupakan bagian dari konsistensi perusahaan dalam menghadirkan inovasi sosial dan lingkungan di berbagai wilayah operasional.

“Capaian PROPER Emas ini menjadi bukti komitmen Pertamina Patra Niaga dalam menjalankan prinsip ESG secara konsisten. Program di IT Surabaya merupakan salah satu dari tujuh unit Pertamina Patra Niaga yang berhasil meraih PROPER Emas melalui inovasi sosial dan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan,” ujar Roberth, dikutip dari keterangannya, Minggu, 12 April 2026.

Dia menambahkan bahwa keberhasilan ini menunjukkan sinergi antara inovasi operasional dan pemberdayaan masyarakat dalam menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat.

Program Eco Inovasi Penerimaan FAME menghadirkan perubahan signifikan dalam proses operasional, dari sistem penerimaan berbasis truk tangki menjadi penerimaan langsung dari kapal melalui jalur pipa.

Transformasi ini meningkatkan efisiensi dan keselamatan operasional sekaligus memperkuat upaya pengurangan dampak lingkungan. Implementasi program ini berhasil menurunkan global warming potential hingga 45,6 persen.

Sementara itu, program Lentera Pagesangan berangkat dari Gerakan Balik Kanan yang mengajak masyarakat mengubah cara pandang terhadap limbah dan sungai, dari sumber permasalahan menjadi sumber daya yang bernilai. Pendekatan ini mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam pengelolaan lingkungan berbasis komunitas.

Masyarakat terlibat dalam pengelolaan limbah cair domestik melalui IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) dan IPAS (Instalasi Pengolahan Air Sungai) dengan pemanfaatan filter eceng gondok.

Dari implementasi tersebut, program Lentera Pagesangan memberikan berbagai dampak nyata, antara lain penghematan air sebesar 345,21 m³ per tahun, pemanfaatan 83 kg sampah organik, serta efisiensi biaya penurunan pencemaran air sebesar Rp. 911.418 per tahun. Program ini juga melibatkan sekitar 1.141 penerima manfaat, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Baca Juga :
Perdana Ekspor Klinker ke Mauritania, SIG Ekspansi Bisnis ke Pasar Afrika
Pertamina Hulu Energi Targetkan Produksi Minyak 2026 Capai 595 Ribu Barel Per Hari
Pendapatan Industri Gaming di Asia Tenggara Diproyeksikan Naik Jadi US$7,1 Miliar pada 2028

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bea Cukai Tanjung Perak Gagalkan Impor Ilegal dari Tiongkok, Miras dan Kosmetik Disita di Teluk Lamongan
• 20 jam lalutvrinews.com
thumb
Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Siap Pidanakan Pungli Jembatan Cirahong, hingga Pemuda 32 Tahun Ikut Sunatan Massal KDM
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Sidang Chromebook Memanas, Pengacara Emosi ke Auditor BPKP: Hukum Saja Nadiem Sekarang
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Sekolah Rakyat Ubah Hidup Julio Jadi Lebih Baik
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
Harga Emas Antam Anjlok Rp42.000 ke Rp2,818 Juta per Gram pada Senin Pagi
• 6 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.