jakarta.jpnn.com - Presiden Prabowo Subianto mengatakan sikap keras kepala dibutuhkan untuk menghadapi tantangan dan mempertahankan prinsip.
"Bagi sebuah bangsa, kadang-kadang keras kepala butuh," kata Presiden dalam taklimat saat Rapat Kerja Pemerintah dengan Kabinet Merah Putih berserta seluruh Eselon I K/L dan Dirut BUMN di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4).
BACA JUGA: Presiden Prabowo Doakan Sukses, Mahasiswa Indonesia di Korea Sangat Terkesan
Presiden Prabowo tidak memungkiri dirinya dianggap keras kepala.
Meskipun demikian, Prabowo tidak mempermasalahkan anggapan itu.
BACA JUGA: Prabowo Beri Anabul, Presiden Korea Selatan Kaget
Ketua Umum Partai Gerindra itu mengaku harus menerima anggapan terhadap dirinya.
Prabowo pun sempat melontarkan candaan dengan mengetuk-ketuk kepalanya.
BACA JUGA: DPR Anggap Wacana Gaji Pejabat Dipotong Usaha Prabowo Bangkitkan Sense Of Crisis
"Saya coba pegang-pegang kepala saya keras enggak, nih," kata Prabowo seraya tertawa.
Prabowo lalu memberi contoh bangsa lain yang dinilai memiliki karakter serupa.
Dia mengatakan banyak orang menilai rakyat Iran memiliki sifat keras kepala dalam menghadapi tekanan dan ancaman.
"Pejuang-pejuang Iran keras kepala. Bolak-balik diancam, bolak-balik mau dihabisi," kata Presiden Prabowo. (ant)
Redaktur & Reporter : Ragil




