FAJAR, BONE— Seorang lansia perempuan tewas setelah tertabrak mobil saat berada di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Minggu, 12 April 2026.
Korban yang belum diketahui identitasnya diduga merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan sebelumnya berada di bawah pengawasan Dinas Sosial.
Peristiwa tersebut terjadi ketika korban berada di pinggir jalan sebelum tiba-tiba masuk ke badan jalan. Mobil jenis Toyota Innova yang melintas di lokasi tidak sempat menghindar hingga tabrakan pun terjadi.
Benturan keras menyebabkan korban terseret beberapa meter dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara.
Warga yang menyaksikan kejadian, Ramdah mengatakan korban bergerak secara tiba-tiba sebelum kecelakaan terjadi.
“Awalnya kami melihat korban di pinggir jalan, tiba-tiba berlari lalu melompat ke tengah jalan. Kebetulan ada mobil lewat dan tidak sempat menghindar,” ujarnya.
Ia menyebut korban terseret cukup jauh dari titik benturan akibat kerasnya tabrakan tersebut.
Menanggapi kejadian itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Bone, Ipda Ryandika Nalaguna, membenarkan adanya kecelakaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Berdasarkan keterangan saksi, korban diduga secara spontan melompat ke badan jalan.“Korban tiba-tiba melompat ke tengah jalan sehingga pengemudi tidak sempat melakukan pengereman,” katanya.
Akibat kejadian tersebut, korban tertabrak dan terseret sejauh kurang lebih delapan meter. Polisi juga menyebut kondisi di sekitar lokasi relatif sepi saat peristiwa berlangsung.
“Pada saat kejadian, tidak ada orang di sekitar lokasi,” jelasnya.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan barang bukti tambahan, termasuk mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
“Kami masih mencari barang bukti berupa CCTV di lokasi kejadian,” ujarnya.
Sementara itu, pengemudi mobil Innova yang terlibat dalam insiden tersebut langsung menyerahkan diri ke Polres Bone dan kini diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Terpisah, Kasat Lantas Polres Bone, AKP Riyanda Putra, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, khususnya di ruas jalan yang sepi.
“Kami mengimbau pengguna jalan agar selalu waspada dan berhati-hati, terutama di jalan yang sepi, karena bisa saja ada pejalan kaki yang tiba-tiba melintas,” katanya.
Ia juga meminta pengendara mengurangi kecepatan dan tetap fokus, terutama di kawasan minim penerangan serta rawan aktivitas warga.
“Kurangi kecepatan, perhatikan kondisi jalan, dan pastikan selalu fokus saat berkendara, khususnya pada malam hari atau di lokasi yang sepi,” tambahnya.
Polisi juga mengajak masyarakat untuk turut memperhatikan keselamatan bersama, termasuk mengawasi orang yang berisiko berada di jalan tanpa pendampingan.
“Kami berharap peran serta masyarakat untuk saling mengingatkan dan menjaga, terutama jika melihat orang yang berisiko berada di jalan raya tanpa pengawasan,” tandasnya.(an)





