Sejumlah Titik Rawan Bencana di Cianjur Dipasangi Papan Peringatan

metrotvnews.com
18 jam lalu
Cover Berita

Cianjur: Kepolisian Resor (Polres) Cianjur, Jawa Barat memastikan sejumlah titik rawan bencana alam terutama pohon tumbang di jalur utama Cianjur sudah terpasang papan peringatan atau rambu kewaspadaan. Peringatan tersebut ditujukan bagi para pengendara yang melintas.

"Kami mengimbau masyarakat terutama pengendara untuk selalu berhati-hati dan waspada saat berkendara karena saat ini hujan masih sering terjadi di Cianjur terutama pada petang hingga malam hari," kata Kasatlantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi, dilansir dari Antara, Minggu, 12 April 2025.

Aang mengatakan papan peringatan yang terpasang beberapa puluh meter dari lokasi rawan bencana dan rawan kecelakaan. Mulai dari kawasan Puncak hingga Haurwangi perbatasan Bandung-Cianjur.

Seperti di beberapa titik rawan bencana alam tanah longsor dan pohon tumbang di Kecamatan Cianjur, Pacet, Cipanas, Cugenang, Ciranjang, Haurwangi, dan sepanjang jalur utama menuju wilayah selatan Cianjur.
 

Baca Juga :

41 Bencana Alam Landa Cianjur Selama Januari-Maret 2026

Hujan deras disertai angin kencang dapat memicu terjadinya bencana alam, mulai dari banjir, longsor, hingga pohon tumbang. Kondisi ini semakin berisiko karena di sepanjang jalur utama Cianjur banyak terdapat pohon berukuran besar di sisi kiri dan kanan jalan.

Hujan deras bahkan dapat memicu terjadinya banjir yang menutup badan jalan, sehingga sulit dilalui kendaraan. Kondisi ini terjadi di sejumlah titik, seperti Jalan Raya Cipanas-Cugenang, Jalan dr Muwarwi-By Pass Cianjur, dan jalur selatan Cianjur di Jalan Raya Cibeber.


Jalan Raya Cipanas-Ciherang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, salah satu jalur rawan terjadi pohon tumbang yang harus diwaspadai pengendara saat melintas terutama ketika hujan lebat disertai angin kencang. ANTARA/Ahmad Fikri.


Papan peringatan ditambah di sejumlah titik rawan untuk memastikan pengendara lebih berhati-hati. Pengendara juga diimbau tidak memaksakan diri untuk melintas dan berhenti di lokasi aman sambil menunggu air surut.

"Kami juga menyiagakan anggota di titik rawan saat cuaca ekstrem guna mengimbau pengendara berhati-hati dan mengarahkan pengendara ke jalur lain ketika terjadi bencana alam," ungkapnya.

Termasuk, lanjut dia, membekali petugas dengan alat bermesin untuk melakukan penanganan cepat saat terjadi bencana. Termasuk, pohon tumbang yang menutup badan jalan agar arus kendaraan tidak sampai terhenti selama proses penanganan.

"Kami juga berkoordinasi dengan dinas terkait di Pemkab Cianjur, Pemprov Jabar hingga pusat untuk menyiagakan alat berat guna penanganan cepat ketika terjadi bencana alam longsor menutup landasan jalan," ucap Aang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Terpopuler: Megawati Cs Gagal Puncaki Klasemen Final Four Proliga Meskipun Menang, Tyson Fury Hancurkan Makhmudov
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
Soal PP TUNAS: Meta Patuhi Komdigi, Google Masih Terancam Sanksi
• 23 jam lalumedcom.id
thumb
BPS temukan 11 ribu KPM tidak layak lagi terima bansos
• 53 menit laluantaranews.com
thumb
InJourney Buktikan Kualitas, The Meru Sanur Raih Penghargaan Best New Hotel Indonesia 2026
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Prabowo Berangkat ke Rusia Temui Putin, Bahas Geopolitik dan Energi
• 9 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.