Waspada El Nino 2026, Wagub Rano Karno Ingatkan Ancaman DBD Mengintai Jakarta

tvonenews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, memberikan peringatan dini kepada masyarakat mengenai risiko peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) sebagai dampak dari fenomena iklim El Nino yang diprediksi terjadi pada semester kedua tahun 2026.

Menurut Rano, kondisi cuaca ekstrem ini akan menyebabkan periode transisi musim atau pancaroba menjadi lebih lama, yang dibarengi dengan kenaikan suhu udara di wilayah Jakarta dan Indonesia secara umum.

"Penyakit pertama yang akan kita hadapi, apabila El Nino terjadi, yaitu DBD. Kami akan menyikapi masa transisi pancaroba yang diperkirakan jauh lebih panjang dan Jakarta atau Indonesia jauh lebih panas," kata Rano Karno di Jakarta, Minggu (12/4).

Sebagai langkah konkret di lapangan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menginisiasi aksi kerja bakti massal yang dilakukan serentak di delapan kecamatan wilayah Jakarta Barat pada Minggu pagi. 

Kecamatan tersebut meliputi Cengkareng, Kebon Jeruk, Kalideres, Grogol Petamburan, Kembangan, Palmerah, Tambora, dan Taman Sari.

Aksi bersih-bersih ini difokuskan pada pembenahan lingkungan secara menyeluruh, mulai dari pengerukan lumpur, pengangkutan sampah yang telah dipilah, normalisasi saluran air, pembersihan badan air, hingga penertiban bangunan yang menghambat aliran drainase.

"Artinya, tumpukan seperti ini kalau tidak kita bersihkan, ini menjadi sarang nyamuk penyebab DBD dan sangat berbahaya untuk anak-anak," jelas Rano Karno.

Selain fokus pada saluran air, kegiatan ini juga mencakup pemangkasan dahan pohon, perbaikan fasilitas pedestrian, hingga penataan kabel listrik yang semrawut. 

Rano berharap aksi ini tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, melainkan gerakan rutin yang memperkuat kesadaran kolektif warga dalam menjaga keasrian lingkungan.

"Mudah-mudahan gerakan ini diikuti semua wilayah di Jakarta, juga termasuk Kepulauan Seribu," harapnya.

Berdasarkan statistik dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta, terdapat 10 wilayah kecamatan dengan tingkat kerawanan DBD tertinggi sepanjang periode 2022 hingga 2025. Beberapa di antaranya adalah Mampang Prapatan, Cempaka Putih, Kelapa Gading, Pasar Rebo, dan Kembangan.

Data historis selama satu dekade terakhir juga menunjukkan bahwa puncak penularan DBD di Jakarta biasanya terjadi pada bulan April. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
‎Abrasi Mengganas di Dusun Baringan, Rumah Warga Terancam Tersapu Laut
• 17 jam lalutvrinews.com
thumb
Ditetapkan Tersangka KPK, Bupati Tulungagung Bungkam Dicecar Wartawan
• 19 jam laluokezone.com
thumb
Dubes Iran Buka Suara Soal Kapal Pertamina, Selat Hormuz Tak Bisa Dilewati Sembarangan
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Sabrina Carpenter Minta Maaf Usai Salah Paham soal Zaghrouta di Coachella
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Performa Luar Biasa Persib dan Kini di Ambang Juara: Kemampuan Bojan Hodak Mampu Memaksimalkan Semua Kekuatan Skuad!
• 7 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.