PM Kanada Janji Kurangi Belanja dan Ketergantungan Militer Pada AS

viva.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Perdana Menteri (PM) Kanada, Mark Carney menegaskan, negaranya akan mengurangi ketergantungan jangka panjang terhadap Amerika Serikat (AS), dalam hal belanja dan pengadaan militer.

Berbicara dalam konvensi nasional Partai Liberal di Montreal, Carney memastikan bahwa Kanada juga berkomitmen untuk memperkuat industri dalam negeri, dan memperluas kemitraan global.

Baca Juga :
Negosiasi Buntu, Iran Kokoh Pertahankan Selat Hormuz hingga Tuntutan Kompensasi
Alasan Iran Susah Buka Selat Hormuz, Posisi Ranjau Laut yang Terpasang Hilang

"Masa ketika militer kami mengirim 70 sen dari setiap dolar ke Amerika Serikat telah berakhir," kata Carney pada Sabtu, 11 April 2026.

Presiden AS Donald Trump dalam Press Conference, Senin 6 April
Photo :
  • Anadolu Agency

Dia menekankan pentingnya kedaulatan ekonomi dan persatuan nasional, seraya memaparkan rencana Pemerintah Kanada untuk mengutamakan bahan dan tenaga kerja domestik di proyek-proyek mendatang.

"Kami akan membangun Kanada yang kuat dengan baja Kanada, aluminium Kanada, kayu Kanada, dan pekerja Kanada," ujarnya.

Carney juga menyoroti meningkatnya ketegangan perdagangan dengan Washington, termasuk tarif yang diberlakukan di bawah Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Dia menyebut tarif tersebut sebagai ancaman langsung yang utama saat ini. Namun, dia menekankan bahwa tantangan yang lebih besar dan berkelanjutan adalah menjaga persatuan serta kepentingan bersama.

Menyoroti kebijakan "Buy Canadian", Carney mengatakan inisiatif tersebut akan membantu memperkuat komunitas di seluruh negeri, dan mengurangi ketergantungan pada pasar eksternal.

PM Kanada itu juga menambahkan bahwa negaranya menargetkan untuk menggandakan ekspor non-AS dalam satu dekade ke depan. Pernyataan itu disampaikan setelah Kantor Perwakilan Dagang AS mengkritik pendekatan pengadaan Kanada dan menyebut kebijakan tersebut sebagai gangguan perdagangan.

Strategi Industri Pertahanan terbaru Kanada juga bertujuan untuk mendiversifikasi kemitraan pertahanan di luar AS, termasuk mempererat kerja sama dengan Uni Eropa dan Inggris. Berdasarkan strategi tersebut, hampir setengah dari produksi terkait pertahanan Kanada diekspor, dengan sekitar 69 persen di antaranya saat ini menuju AS dan mitra lain Five Eyes.

Rencana tersebut juga menargetkan peningkatan porsi kontrak pertahanan yang diberikan kepada perusahaan domestik hingga 70 persen, sebagai bagian dari upaya Ottawa memperkuat kapasitas nasional di sektor tersebut.

Mitra Five Eyes adalah negara-negara anggota aliansi intelijen, yang terdiri atas lima negara berbahasa Inggris yaitu Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Australia, dan Selandia Baru.

Baca Juga :
Iran Batasi Hanya 12 Kapal Boleh Lintasi Selat Hormuz Per Hari, Biaya US$2 Juta
Negosiasi AS-Iran Buntu, Vance Klaim Kegagalan Kesepakatan Lebih Merugikan Teheran
Pakistan jadi Penengah Iran dengan AS, Ini Alasannya!

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemilu Hongaria Dimulai, Orban Hadapi Oposisi Terberat dalam 16 Tahun
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Terpopuler: Megawati Cs Gagal Puncaki Klasemen Final Four Proliga Meskipun Menang, Tyson Fury Hancurkan Makhmudov
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Gagal Menang Telak, Persib Tetap Kokoh di Puncak Klasemen
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Purbaya Beri Sinyal Insentif Baru Motor Listrik, Segera Dibahas Bersama Kemenperin
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Putin dan Pezeshkian bahas perkembangan situasi Timur Tengah
• 11 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.