Terungkap! Segini Tabungan Ideal Kelas Menengah Menurut Pakar Keuangan, Sudah Punya?

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Dalam beberapa tahun terakhir, topik mengenai kondisi keuangan kelas menengah semakin sering dibahas, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global. Banyak orang mulai mempertanyakan, apakah tabungan yang dimiliki saat ini sudah cukup aman, atau justru masih jauh dari kata ideal? 

Pertanyaan ini wajar, mengingat meningkatnya biaya hidup serta tekanan finansial yang semakin kompleks.

Baca Juga :
BRI Tabungan Mystery Box Tawarkan Pengalaman Menabung Lebih Seru dan Menguntungkan bagi Nasabah Baru
RIlis Tabungan Umrah, BSI Bidik Godain 2 Juta Nasabah

Di sisi lain, berbagai lembaga keuangan dan perencana keuangan profesional telah lama merumuskan standar tertentu terkait tabungan ideal, khususnya bagi kelompok kelas menengah. Standar ini tidak hanya berbicara tentang jumlah uang yang disimpan, tetapi juga mencakup kebiasaan finansial, kesiapan menghadapi risiko, serta perencanaan jangka panjang.

Melansir dari Go Banking Rate, Senin, 13 April 2026, berikut beberapa patokan tabungan ideal kelas menengah berdasarkan sumber luar negeri yang dapat Anda jadikan acuan:

1. Menyisihkan 15 hingga 20 persen dari penghasilan

Salah satu prinsip paling umum yang digunakan secara global adalah menyisihkan sekitar 15 hingga 20 persen dari penghasilan bulanan untuk tabungan dan investasi. Angka ini dianggap cukup untuk membangun stabilitas finansial sekaligus mempersiapkan masa depan.

Dalam praktiknya, banyak pakar keuangan juga merekomendasikan metode pembagian anggaran seperti aturan 50, 30, 20. Artinya, 50 persen untuk kebutuhan pokok, 30 persen untuk keinginan, dan 20 persen untuk tabungan serta investasi. Jika kondisi keuangan belum memungkinkan, menyisihkan minimal 10 persen tetap dianggap sebagai langkah awal yang baik.

2. Memiliki dana darurat 3 hingga 6 bulan pengeluaran

Dana darurat merupakan fondasi utama dalam perencanaan keuangan. Standar internasional menyarankan agar setiap individu memiliki tabungan yang setara dengan 3 hingga 6 bulan biaya hidup.

Tujuannya adalah untuk menghadapi situasi tak terduga seperti kehilangan pekerjaan, kondisi darurat medis, atau krisis ekonomi. Tanpa dana darurat, seseorang berisiko terjebak utang saat menghadapi keadaan mendesak.

3. Menargetkan tabungan setara 1 kali gaji tahunan di usia 30

Beberapa lembaga keuangan di Amerika Serikat menetapkan tolok ukur berdasarkan usia. Salah satu yang paling umum adalah memiliki tabungan setara 1 kali gaji tahunan pada usia 30 tahun.

Target ini membantu memastikan bahwa seseorang berada di jalur yang tepat untuk mencapai kestabilan finansial di masa depan. Meski demikian, pencapaian ini bersifat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu.

Baca Juga :
Gen Z Paling Rajin Nabung dan Investasi, Harga Rumah Selangit dan Ekonomi Tak Pasti Jadi Pemicu
Liburan ke Dubai Bukan Sekadar Mimpi, Dimulai dari Kebiasaan Menabung
Segini Jumlah Harta Orang yang Dianggap Kelas Menengah hingga Kaya, Anda Masuk Kategori Mana?

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Banjir Rendam 60 Rumah di Poso Usai Diguyur Hujan Deras
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kekalahan Arsenal Panaskan Perburuan Gelar Liga Inggris, Arteta: Ini Pukulan Telak
• 17 jam lalurepublika.co.id
thumb
Selain Peras Bawahan, Bupati Gatut Juga Atur Vendor Menangkan Lelang Proyek
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Profil Baekhyun EXO, Perjalanan Karier, Fakta Menarik, dan Debut Solo yang Sukses
• 20 jam lalugrid.id
thumb
Cak Imin Blak-blakan soal 2029: Prabowo Masih Kuat, PKB Realistis Pilih yang Menang
• 15 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.