Bayi Hampir Hilang di RSHS Bandung, Keluarga Tempuh Jalur Hukum

metrotvnews.com
20 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Kasus bayi nyaris dibawa kabur oleh orang tak dikenal (otk) di Rumah Sakit (RS) Hasan Sadikin Bandung, Jawa Barat (Jabar) kini menjadi sorotan. Pihak keluarga memilih untuk menempuh jalur hukum lantaran merasakan sejumlah kejanggalan dari kejadian tersebut. 

Ibu korban, Nina Saleha, mengungkapkan kejanggalan sudah terasa sejak ia menunggu sang anak diserahkan, mulai dari adanya unsur tindakan penculikan, permintaan rating RS mendadak, hingga pelayanan perawat yang tidak masuk akal. 

Pengacara Nina, Mira Widyawati menyebut, meski pihak RS telah memberikan permohonan maaf mereka akan tetap mengusut kasus ini dengan melihat kejanggalan-kejanggalan tadi. 

Mira juga mengatakan bahwa perawat yang diduga menyerahkan bayi Nina kepada otk merupakan tenaga medis senior yang seharusnya bekerja sesuai SOP. Pihak keluarga menilai kejadian tersebut diduga bukan sekadar kelalaian, melainkan adanya unsur kesengajaan.

"Terduga perawat yang pada saat itu menyerahkan bayinya Ibu Nina itu adalah suster yang sudah senior 20 tahun lebih. Perkataan dari suster itu bahwa 'ibu dari tadi dipanggil-panggil enggak datang-datang, ya sudah saya kasihkan saja bayi ini ke orang lain', itu hal yang tidak boleh dilakukan oleh tim medis menurut pandangan kami," jelas Mira, dikutip dari Metro Siang, Metro TV, Minggu, 12 April 2026. 
  Baca Juga: RSHS Bandung Laporkan Insiden Bayi Nyaris Tertukar ke Kemenkes
Selain itu, kuasa hukum Nina menyoroti tindakan petugas keamanan yang justru meminta pemberian rating bintang lima untuk RSHS saat kondisi Nina sedang panik. Hal tersebut dinilai janggal dan seolah menunjukkan adanya arahan atau tuntutan yang tidak semestinya.

Kejanggalan tersebut dinilai berdampak pada kondisi psikis korban, bahkan Nina disebut sempat mengalami halusinasi akibat kepanikan karena mengira anaknya hilang. Atas kondisi itu, akhirnya pihak keluarga berencana mendalami lebih lanjut kasus tersebut.

"Kemarin dia berobat ke dokter dinyatakan sakit gerd. Setelah pulang dari RS Mbak sulit tidur. Keluarga, suami, dan saudara sudah bercerita kemarin bahwa dia mengalami hal-hal kayak halusinasi," tutur Mira. 

(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trump Ancam NATO Akan Ditinjau Serius Usai Absen di Konflik Iran
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Harga BBM Dunia Kian Mahal, PLN Akan Pensiunkan 2.396 Unit PLTD
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
GAMKI Laporkan JK ke Polisi, Jubir: Pahami Konteks Ceramah
• 6 jam lalueranasional.com
thumb
Naik Water Taxi, Bandara–Canggu Cuma 30 Menit, Solusi Atasi Macet Bali
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
MK Gelar Wisuda Purnabakti Anwar Usman dan Sambut 2 Hakim Baru Sore Ini
• 7 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.