Grid.ID - Konten kreator Steven Wongso kini sedang menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet. Hal ini terjadi setelah ia mengunggah video yang dinilai kontroversial dan menyinggung banyak pihak.
Dalam video tersebut, Steven membuat pernyataan yang dianggap merendahkan orang dengan berat badan berlebih. Ucapannya langsung menuai reaksi keras dari publik.
"Bagiku semua orang gendut tuh anjing. Emang bedanya kalian sama anjing apa? Makanan depan kalian semua dihabisin kok. Bahkan kalian nih orang gendut ini lebih rendah daripada anjing loh," ujar steven.
Pernyataan tersebut dinilai menyakitkan dan tidak pantas. Banyak orang merasa tersinggung, terutama mereka yang memiliki pengalaman dengan berat badan.
Sejumlah warganet pun melayangkan kritik terhadap konten tersebut. Mereka menilai ucapan itu tidak mencerminkan empati maupun edukasi.
Salah satu yang turut angkat suara adalah aktor Ery Makmur. Ia diketahui pernah mengalami obesitas dan merasa perlu memberikan tanggapan. Melalui akun Instagram pribadinya, Ery menyampaikan keinginannya untuk bertemu langsung dengan Steven.
"Teruntuk @steven_wongso. Perkenalkan saya Ery Makmur, saya mantan obesitas," tulisnya.
Ery juga mengajak Steven untuk berdiskusi secara langsung. Ia menilai komunikasi lewat media sosial berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.
"Melalui postingan ini saya mengajak untuk berjumpa dan bertabayun. Kalo saling kenpar opini bia reels dikhawatirkan akan sangat melenceng konteks. Kapan dan dimana nya saya ngikut jadwal Steven aja," katanya.
Selain itu, Ery juga membuat video yang menampilkan potongan konten Steven. Ia mengulas satu per satu pernyataan yang dianggap bermasalah.
"Stephen Wongso, ayo kita ketemu. Kita lihat video pertama dia. Dia bilang semua orang gendut, tidak ada kecuali," ujarnya.
"Bahkan dia bilang lebih rendah daripada anjing. Faktor orang gendut itu banyak banget," lanjutnya.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya bukan seorang dokter. Namun, ia ingin melihat persoalan ini dari sudut pandang yang lebih luas.
"Gue bukan dokter, gue gak mau bahas hal detail disana. Tapi kita lihat video dia yang kedua," katanya.
Dalam video kedua, Steven terlihat memberi makan anjing. Ia kembali mengaitkan hal tersebut dengan orang berbadan gemuk.
"Nah bener kan? Orang gendut itu kayak anjing," ucap Steven.
Menurut Ery, penggunaan perbandingan tersebut sangat tidak pantas. Ia menilai konten tersebut dibuat tanpa mempertimbangkan perasaan orang lain.
"Membawa wujud asli anjing, dan menyamadengankan orang gendut dengan anjing. Gak punya nurani sih, dan kita lihat video dia yang ketiga," tuturnya.
Pada video ketiga, Steven menyebut dirinya sendiri sedang mengalami kenaikan berat badan. Ia juga mengaitkannya dengan pernyataan sebelumnya.
"Iya sekarang aku lagi gendut dan aku orang nya fear, makanya sekarang aku kayak anjing. Makanya aku sekarang lagi diet," kata steven.
Video itu kemudian dianalisis oleh Ery. Ia mencoba memahami maksud sebenarnya dari konten tersebut.
"Paham gue paham, Intinya dia itu mau ngomong di video yang ketiga doang. Dia mau ngomong kalau dirinya lagi gendut dan dia merasa dirinya seperti anjing," tutur Ery.
"Dia mencari crowd keramaian, biar view dia naik dengan nyenggol orang. Ya masih banyak cara lain sih," sambungnya.
Ery kemudian mempertanyakan tujuan dari konten tersebut. Ia menilai tidak ada unsur motivasi yang jelas dalam penyampaiannya.
"Kalau dibilang lo mau memotivasi orang-orang gendut untuk berubah. Lo udah bikin konten apa? Agar orang-orang gendut ini termotivasi dan lo ngasih tau caranya supaya keluar dari obesitas seperti apa," ungkapnya.
Ia juga meminta bukti konkret jika memang tujuan konten tersebut adalah untuk memotivasi. Menurutnya, klaim tersebut harus disertai data.
"Apakah dengan konten-konten lo seperti ini orang-orang gend ut termotivasi? Ayo keluarin datanya, keluarin faktanya, berapa banyak yang termotivasi,"ue bisa nunjukin itu!" Tegasnya.
Di akhir pernyataannya, pria berusia 42 tahun ini kembali mengajak Steven untuk bertemu. Ia berharap persoalan ini bisa diselesaikan dengan komunikasi langsung.
"Yuk ketemuan yuk, dibalas DM gue, dibalas komen-komen gue. Dan kalau lo bilang ini cuma sekedar bercanda, bercanda lo jelek," tutupnya. (*)
Artikel Asli



