Tembus Rp3,28 Triliun, Askrindo Syariah Catat Aset Terbesar di Industri Penjaminan Syariah Indonesia

wartaekonomi.co.id
5 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah (Askrindo Syariah) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang 2025. Perusahaan membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp163,18 miliar, meningkat 19,29 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp136,80 miliar.

Seiring dengan pertumbuhan laba, total aset perusahaan juga naik 9,80 persen menjadi Rp3,28 triliun pada 2025. Capaian tersebut menjadikan Askrindo Syariah sebagai perusahaan dengan aset terbesar di industri penjaminan syariah di Indonesia. Ekuitas turut mengalami peningkatan 17,26 persen, dari Rp996,56 miliar pada 2024 menjadi Rp1,17 triliun pada 2025.

Dari sisi operasional, pendapatan kafalah menunjukkan tren meningkat, dari Rp436,60 miliar pada 2024 menjadi Rp538,93 miliar pada 2025. Sementara itu, Imbal Jasa Kafalah (IJK) bruto tercatat naik 1,63 persen menjadi Rp834,07 miliar dari Rp820,65 miliar pada tahun sebelumnya.

Kinerja tersebut didukung oleh pengelolaan risiko yang disiplin. Hal ini tercermin dari gearing ratio yang terjaga pada level sehat, yakni 29,07 kali, masih berada di bawah batas maksimum yang ditetapkan regulator.

Pelaksana Tugas Direktur Utama Askrindo Syariah, Aviantono Yudihariadi, mengatakan pertumbuhan ini mencerminkan keberhasilan strategi bisnis perusahaan yang dijalankan secara hati-hati (prudent underwriting) serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik.

“Capaian ini tidak hanya menjaga momentum pertumbuhan, tetapi juga memperkuat fundamental bisnis yang berdampak pada perbaikan berbagai rasio keuangan di level yang sehat,” ujar Aviantono.

Dalam mendukung pengembangan ekonomi syariah nasional, Askrindo Syariah terus memperluas akses penjaminan, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hingga 2025, perusahaan telah memberikan penjaminan kepada 29,2 juta debitur, termasuk 4,63 juta debitur baru, dengan total nilai kafalah mencapai Rp47,21 triliun.

Selain itu, perusahaan juga aktif berpartisipasi dalam berbagai program pemerintah guna mendorong inklusi pembiayaan berbasis syariah.

Di sisi lain, Askrindo Syariah mempercepat transformasi digital untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas layanan. Langkah tersebut dilakukan melalui implementasi sistem terintegrasi, mulai dari skema host to host dengan mitra bisnis, penggunaan core system secara end-to-end, hingga penguatan platform MAASya (Mobile Application Askrindo Syariah). Inisiatif ini memungkinkan proses penjaminan menjadi lebih cepat, mudah, dan menjangkau lebih banyak wilayah.

Baca Juga: Gelar Program Sosial Sepanjang Ramadan 1447 H, Askrindo Syariah Salurkan 1.500 Paket Sembako hingga Program Mudik Bareng Gratis

Dalam aspek kepercayaan publik, Askrindo Syariah juga memperoleh peringkat idA+ dengan prospek stabil dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Peringkat ini mencerminkan kuatnya dukungan dari induk usaha serta fundamental perusahaan yang dinilai solid.

Sebagai informasi, Askrindo Syariah merupakan anak perusahaan dari PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) yang sejak 31 Maret 2020 tergabung dalam Holding BUMN Asuransi dan Penjaminan, Indonesia Financial Group (IFG). Hingga saat ini, perusahaan memiliki 39 jaringan kantor yang terdiri atas 16 kantor cabang dan 23 kantor perwakilan pemasaran yang tersebar di seluruh Indonesia. Jaringan tersebut terus diperkuat guna memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada mitra bisnis.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IHSG Diproyeksi Tembus 7.600 Awal Pekan, Analis Bocorkan 5 Saham Potensial Cuan
• 7 jam laluviva.co.id
thumb
Dirut PT Semen Tonasa Jadi Pembicara di The Summit Makassar Talent Expo
• 18 jam laluterkini.id
thumb
Di Trotoar Juanda Bogor, Warga Ramai Main Catur demi Usir Stres
• 17 jam lalukompas.com
thumb
Harga Emas Hari Ini Dibanderol Rp2,818 Juta per Gram
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
Ramai Informasi Rekrutmen Pegawai, Otorita IKN Buka Suara
• 22 menit lalujpnn.com
Berhasil disimpan.