Blokade Selat Hormuz AS, Picu Guncangan Pasar Global

tvrinews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Fityan

TVRINews – Jakarta

Harga minyak dunia melonjak tajam setelah AS memerintahkan penutupan total akses pelabuhan Iran .

Optimisme pelaku pasar yang sempat menguat tipis di awal pekan seketika runtuh menyusul keputusan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk menerapkan blokade total terhadap Selat Hormuz. 

Hal ini memicu eskalasi ketegangan diplomatik dengan Teheran pasca-kegagalan negosiasi damai pada akhir pekan lalu.

Reaksi pasar terhadap kebijakan ini berlangsung instan dan masif. Harga minyak mentah jenis Brent meroket 6,8%, hampir menyentuh level US$102 per barel. 

Lonjakan ini didorong oleh kekhawatiran global akan lumpuhnya jalur distribusi energi paling vital di dunia tersebut. Sebaliknya, pasar modal dan obligasi justru mengalami tekanan hebat.

Eskalasi Geopolitik dan Reaksi Aset Aman 

Langkah Washington untuk mencegat setiap kapal yang terafiliasi dengan pembayaran "bea keamanan" kepada Iran menandai babak baru konflik di Timur Tengah. 

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengonfirmasi bahwa blokade maritim ini resmi dimulai pada Senin 13 April 2026 pukul 10.00 waktu New York, dengan fokus khusus pada lalu lintas dari dan menuju pelabuhan Iran.

Menanggapi situasi ini, pasar mata uang melihat penguatan signifikan pada Dolar AS yang kembali menjadi instrumen safe haven. Di sisi lain, harga emas justru terkoreksi 0,7% ke posisi US$4.710 per ons, sebuah pergerakan yang dipicu oleh ekspektasi pasar bahwa suku bunga akan bertahan di level tinggi guna meredam potensi inflasi akibat lonjakan harga energi.

Analisis Ahli dan Ketidakpastian Pasar 

Para analis menilai bahwa stabilitas ekonomi global kini berada di titik nadir akibat ketidakpastian yang berkepanjangan. 

Dionissios Kontos, salah satu pendiri firma analisis Meyka AI, sempat mencatat adanya ruang diplomasi sebelum pengumuman blokade dilakukan.

“Nuansa diplomatik ini patut dipantau. Kementerian Luar Negeri Iran sebenarnya masih membuka pintu untuk pembicaraan lanjutan. Jadi, situasi ini bukan kegagalan total, melainkan bentuk ketidakpastian yang sengaja diperpanjang,” ujar Kontos.

Sentimen serupa disampaikan oleh Fabien Yip, analis pasar di IG International. Menurutnya, pasar kini mulai terbiasa dengan fluktuasi tajam yang digerakkan oleh berita utama (headline-driven). Namun, ia memperingatkan adanya risiko yang lebih besar jika konfrontasi fisik terjadi.

"Kondisi bisa menjadi jauh lebih buruk jika Iran melakukan aksi balasan, dan AS melanjutkan rencana eskalasi yang lebih ekstrem," kata Yip.

Dampak Sektoral dan Kinerja Bursa 

Di bursa saham Asia, indeks Topix Jepang dan Hang Seng Hong Kong masing-masing terkoreksi 0,2% dan 1,1%. Tekanan juga menjalar ke pasar obligasi; imbal hasil surat utang pemerintah Jepang tenor 10 tahun melonjak ke angka 2,49%, level tertinggi sejak tahun 1997.

Di tengah gejolak Timur Tengah, perkembangan politik di Eropa Timur memberikan sedikit angin segar bagi mata uang Hungaria yang menguat setelah kemenangan oposisi pro-Eropa dalam pemilu terakhir. 

Namun, secara keseluruhan, fokus investor kini tertuju pada musim laporan laba kuartal pertama di AS yang akan dibuka oleh Goldman Sachs Group Inc., di mana pertumbuhan laba diprediksi akan menjadi yang terlemah sejak pertengahan 2025.

Pemerintah Teheran sendiri telah menyatakan sikap tegas bahwa mereka "tidak akan membiarkan" blokade tersebut berlangsung tanpa perlawanan, yang semakin mempertebal kekhawatiran akan gangguan pasokan hampir dua juta barel minyak Iran per hari ke pasar global.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kerja Sama Keuangan RI-China Dinilai Perkuat Ketahanan Ekonomi di Tengah Ketidakpastian Global
• 4 jam lalupantau.com
thumb
Malut United Tumbang dari Dewa United di Kandang, Hendri Susilo Soroti Tajam Game Plan
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Mendagri Ungkap Alasan Dana Otsus Aceh Perlu Diperpanjang
• 54 menit laluliputan6.com
thumb
Strategi Fuso dan Tako Bantu Pangkas Biaya Logistik Indonesia
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Pelita Jaya rekrut Perrin Buford untuk Playoff IBL 2026
• 17 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.