Cerita ASN Daftar Komcad karena Tertarik dan Penasaran Latihan Militer

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Kementerian Sosial (Kemensos) asal Kabupaten Sukabumi, Suherlan Maulana, mengaku antusias mengikuti program pendidikan Komponen Cadangan (Komcad) yang digelar Kementerian Pertahanan.

Suherlan mengatakan, ketertarikannya mengikuti Komcad berawal dari rasa penasaran terhadap latihan militer yang dinilai menarik dan menantang.

“Iya, pertama mengajukan diri karena sangat menarik ya, ada Komcad latihan militer. Penasaran saja, mudah-mudahan ini menjadikan pribadi yang lebih disiplin lagi dalam bekerja,” ujar Suherlan, saat ditemui dalam apel Komcad di Kawasan Monas, pada Senin (13/4/2026).

Baca juga: Kemenhan Ingin ASN Komcad Punya Karakter Disiplin hingga Jiwa Korsa Usai Latsarmil

Ia menjelaskan, proses pendaftaran dilakukan secara terbuka melalui tautan yang disediakan kementerian.

Peserta yang mendaftar kemudian mendapatkan penugasan resmi untuk mengikuti rangkaian seleksi.

“Kita dari Kementerian, siapa yang mau ikut boleh mengisi link pendaftaran. Setelah itu kita juga disurat tugaskan, jadi pekerjaan sementara ditinggalkan untuk fokus di Komcad ini,” katanya.

Baca juga: Kurikulum Komcad ASN: Pengetahuan Dasar Militer, Ada Latihan Menembak

Saat ini, Suherlan tengah mengikuti tahapan seleksi yang meliputi tes jasmani dan pemeriksaan lainnya yang berlangsung selama beberapa hari hingga 17 April mendatang.

“Durasi seleksi sekitar tiga sampai lima hari sampai tanggal 17. Kalau lolos, nanti lanjut pendidikan sekitar satu setengah bulan atau 45 hari, tanpa jeda pulang dulu,” jelasnya.

Ia menambahkan, peserta yang mengikuti program ini berasal dari berbagai daerah, termasuk perwakilan kabupaten dan kecamatan.

Didukung keluarga ikut Komcad

Dukungan penuh juga datang dari keluarga. Suherlan menyebut istri dan anaknya sangat mendukung keputusannya mengikuti program tersebut.

“Keluarga sangat mendukung, sangat antusias, tidak ada hambatan atau permasalahan,” katanya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Suherlan berharap, setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan, dirinya dapat kembali ke tempat kerja dengan peningkatan kedisiplinan dan semangat kerja yang lebih baik.

“Harapannya bisa kembali bertugas menjadi lebih disiplin, melaksanakan tugas lebih tepat, sesuai semangat yang didapat dari Komcad ini,” ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pelaku Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang Ditangkap, Negatif dari Penggunaan Narkoba
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Trump Perintahkan Blokade Total Selat Hormuz, Tak Ada Kapal yang Boleh Lewat
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
AS-Iran Gagal Capai Kesepakatan, Investor Antisipasi Dampaknya ke Pasar Keuangan
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Cuaca Panas Makin Ekstrem! Ini 5 Cara Ampuh Biar Tubuh Tetap Fit-Tips Kesehatan
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Naik Water Taxi, Bandara–Canggu Cuma 30 Menit, Solusi Atasi Macet Bali
• 8 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.