Waspada! Ribuan Kasus Campak Muncul di 2026, Ini Gejala dan Bahayanya-Tips Kesehatan

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Kasus suspek campak di Indonesia menunjukkan peningkatan pada awal tahun 2026. Mengutip dari Media Indonesia, data Kementerian Kesehatan mencatat hingga pekan ke-7 tahun 2026 terdapat lebih dari 8.224 kasus suspek campak dengan empat kasus kematian yang telah dilaporkan. 
 

Baca Juga :

Stop Begadang! Ini Rahasia Pola Tidur Sehat yang Jarang Disadari-Tips Kesehatan
  Mengenal Penyakit Campak Campak merupakan penyakit infeksi akut yang sangat menular, disebabkan oleh virus measles morbillivirus atau rubeola. Penyakit ini umumnya menyerang anak-anak, namun orang dewasa yang belum mendapatkan imunisasi juga berisiko tertular.  Gejala dan Penularan  Secara klinis, campak diawali dengan demam tinggi hingga 40 derajat Celcius, disertai batuk kering, pilek, mata merah, serta tubuh lemas dan penurunan nafsu makan. Selanjutnya muncul bintik putih kecil di dalam pipi (bintik Koplik), sebelum berkembang menjadi ruam merah yang menyebar dari belakang telinga ke seluruh tubuh. 

Penularan campak terjadi melalui percikan ludah saat penderita batuk atau bersin. Virus campak juga dapat bertahan di udara hingga dua jam, sehingga meningkatkan risisko penyebaran, terutama di lingkungan padat penduduk.  Risiko Komplikasi pada Anak Anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap menjadi kelompok paling rentan mengalami komplikasi serius. Beberapa diantaranya adalah  pneumonia atau radang paru-paru yang dapat berujung fatal, diare berat yang memicu dehidrasi, serta infeksi telinga tengah yang berpotensi menyebabkan gangguan pendengaran.

Mengutip dari unggahan instagram Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dalam kondisi tertentu juga dapat menyebabkan radang otak yang ditandai dengan kejang, penurunan kesadaran, hingga kelumpuhan. Bahkan, komplikasi berat seperti panensefalitis sklerosis subakut dapat mengakibatkan kerusakan otak progresif hingga kematian.
 

Baca Juga :

Penyakit Tidak Menular Meningkat, Ini Cara Cegah Sebelum Terlambat-Tips Kesehatan


IDAI juga menegaskan bahwa campak bukan penyakit ringan dan perlu diwaspadai karena berpotensi menimbulkan dampak serius. Pemerintah melalui Kementerian mengimbau masyarakat untuk memastikan imunisasi lengkap, khususnya bagi anak-anak, sebagai langkah utama pencegahan penularan campak. 

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com. 

(Jessica Nur Faddilah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Delegasi Iran Tinggalkan Pakistan usai Perundingan dengan AS Berakhir Gagal
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Trump Geram, Ancam Kerahkan Militer AS Blokade Selat Hormuz
• 4 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Ilia Topuria Jujur, Lebih Ingin Hadapi Paddy Pimblett Ketimbang Justin Gaethje di UFC White House
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Kualitas Udara Jakarta Memburuk, Warga Diminta Gunakan Masker
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
Kaesang Pangarep Ngebut Susun Mesin Politik PSI: di 2029 Kita Tinggal Perang Saja
• 20 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.