JAKARTA, KOMPAS.TV – Dua ribu aparatur sipil negara (ASN) dari 49 kementerian dan lembaga mengikuti pelepasan Komponen Cadangan (Komcad) di Lapangan Monas sisi selatan, Jakarta, Senin (13/4/2026).
Kepala Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Letjen TNI Gabriel Lema menjelaskan, ribuan ASN itu akan menjalani pendidikan selama 1,5 bulan.
Mereka akan menjalani pelatihan di beberapa fasilitas pendidikan militer antara lain Pusdikkes, Skadik 301, Pusbahasa AU, Kodam Jaya, dan Pasmari 1 Marinir Cilandak.
Gabriel menuturkan, jiwa nasionalisme yang tinggi merupakan dasar yang penting untuk menjalankan tugas sebagai ASN, sekaligus pelayan masyarakat.
Baca Juga: 4.000 ASN Bakal Jadi Komcad, ISSES & Usman Hamid Ungkap Tak Relevan, ini Respons DPR
"Sehingga dalam kondisi apa pun, baik itu negara dalam kondisi yang aman, damai, ataupun dalam kondisi tertentu, ini secara bersama jiwa bela negara yang mendasar ini sudah dalam satu frekuensi, walaupun dengan porsi tanggung jawab profesi berbeda," kata Gabriel dalam jumpa pers, Senin, seperti dikutip Antara.
Nantinya ribuan ASN itu akan menjalani pelatihan dasar militer dengan berbagai materi. Materi-materi yang dipilih para pengajar, lanjut Gabriel, dikhususkan untuk membentuk mental, karakter dan disiplin para ASN.
Setelah para ASN itu selesai menjalani pendidikan selama 1,5 bulan, Kemenhan akan kembali membuka pendidikan Komcad gelombang kedua untuk 2.000 ASN.
Ia berharap dengan adanya pendidikan komcad ini, seluruh ASN memiliki semangat dan jiwa nasionalisme yang sama dalam menjalankan tugas negara.
Baca Juga: 4 Ribu ASN Dilatih Jadi Komcad Mulai April 2026, Wamenhan: Pelatihan Hanya 2 Bulan | SAPA MALAM
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Antara
- komando cadangan
- komcad
- aparatur sipil negara
- asn
- pelatihan Komcad
- ASN Komcad





