Mensos Mulai Bahas Penebalan Bansos dengan Presiden Meski Ada Efisiensi Anggaran

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Mensos menyebu penebalan bansos mulai dibahas oleh Presiden Prabowo Subianto di tengah efisiensi anggaran dalam rangka penghematan energi.

Mensos Mulai Bahas Penebalan Bansos dengan Presiden Meski Ada Efisiensi Anggaran. (Foto: Binti Mufarifa/iNews Media Group)

IDXChannel - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan penebalan bantuan sosial (bansos) mulai dibahas oleh Presiden Prabowo Subianto di tengah efisiensi anggaran dalam rangka penghematan energi.

Meski begitu, Mensos meminta untuk menunggu keputusan Presiden. "Ya kita tunggu saja kebijakan Presiden nanti, ya," katanya kepada awak media di Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta, Senin (13/4/2026).

Baca Juga:
Diperpanjang hingga April 2026, Ini Realisasi Penyaluran Bansos Beras dan Minyak Goreng

Gus Ipul mengungkapkan jika melihat kebijakan tahun sebelumnya, pemerintah sempat melakukan penebalan bansos pada pertengahan tahun, tepatnya Juni dan Juli 2025. 

"Tapi kalau belajar dari tahun lalu, Presiden itu ada kebijakan untuk memberikan penebalan bansos kepada para penerima manfaat. Itu di pertengahan tahun bulan Juni dan Juli," kata dia.

Baca Juga:
Bansos PKH dan BPNT Tahap II Cair Sebentar Lagi, Catat Tanggalnya

Selain itu, kata Gus Ipul, pada akhir tahun juga diluncurkan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) El Nino yang memperluas jumlah penerima manfaat.

"Mungkin juga seperti tahun lalu, di akhir tahun Presiden meluncurkan BLT El Nino yang itu memperluas penerima manfaatnya yang sebelumnya 18 juta KPM diperbanyak alokasi penerima manfaatnya menjadi 35 juta KPM," kayanya.

Baca Juga:
Mensos Ingin Pencairan Bansos untuk Kuartal II-2026 Dipercepat

"Jadi itu hampir dua kali lipat. Jadi itu kalau belajar dari tahun lalu. Nah apakah tahun ini seperti itu, kita tunggu kebijakan dari Bapak Presiden," sambung Gus Ipul.

Meski demikian, untuk tahun ini Gus Ipul menegaskan bahwa belum ada keputusan final. Pembahasan yang ada masih bersifat awal dan sebatas simulasi kebijakan oleh Menteri Koordinator (Menko) terkait.

"Kalau yang saya lihat ketika rapat dengan Menko sudah ada semacam pembahasan, ya belum keputusan. Baru simulasi-simulasi untuk memberikan semacam stimulus ekonomi, ya," ujar Gus Ipul.

Ia menambahkan, stimulus ekonomi yang tengah dibahas mencakup berbagai opsi kebijakan, termasuk kemungkinan penebalan bansos atau perluasan jumlah penerima manfaat. 

"Stimulus ekonomi itu macam-macam kebijakannya, salah satunya biasanya itu adalah penebalan atau juga penambahan penerima manfaat bansos. Sampai sekarang belum ada kebijakan, yang ada adalah baru skema atau semacam pembahasan-pembahasan tahap awal," paparnya.

(Febrina Ratna Iskana) 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sidak di Nganjuk, Menteri PU Semprot Kontraktor Proyek Sekolah Rakyat
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Alarm Keras Keselamatan Kelistrikan
• 13 jam lalukompas.id
thumb
Survei Poltracking: 74,9% Masyarakat Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Pendukung Hizbullah Unjuk Rasa, Tolak Negosiasi dengan Israel | SAPA MALAM
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Survei LSI: Lebih dari 80% Masyarakat Ingin Pemilu Tetap Langsung
• 19 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.