IDAI Ungkap Dampak El Nino Godzilla pada Kesehatan Anak

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi Indonesia akan mengalami El Nino Godzilla pada tahun ini, yang bisa menyebabkan kemarau menjadi lebih panas dan lebih berat. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena bisa berdampak pada kesehatan tubuh, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak.

Dokter spesialis anak sekaligus Ketua Satgas Kesehatan Lingkungan dan Perubahan Iklim Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAl), dr Darmawan Budi Setyanto, mengatakan panas yang berkepanjangan memiliki dampak nyata pada kesehatan anak. Pasalnya, sistem pengaturan suhu tubuh anak yang belum matang membuat mereka lebih rentan terhadap dehidrasi dan gangguan kesehatan lainnya.

Baca Juga
  • El Nino Godzilla Mengintai, Ini Risiko Kesehatan yang Perlu Diwaspadai
  • El Nino Ekstrem Mengintai, Ibu Hamil Jangan Sampai Abai
  • El Nino Godzilla Bisa Berefek Sunburn Hingga Kanker

"Kondisi kemarau dan panas yang berkepanjangan memiliki dampak nyata terhadap kesehatan anak karena sistem pengaturan suhu tubuh mereka belum sematang orang dewasa," kata dr Darmawan saat dihubungi Republika, Kamis (9/4/2026).

Seorang anak mengusir rasa panas dengan bermain di air mancur taman. - (EPA-EFE/YURI KOCHETKOV)

 

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Dampak panas berkepanjangan pada anak cukup beragam, salah satunya adalah dehidrasi dan gangguan suhu tubuh. Menurut dr Darmawan, anak-anak yang kehilangan cairan tanpa penggantian yang cukup dapat mengalami kram panas yaitu nyeri otot akibat kekurangan cairan dan elektrolit, serta kelelahan panas yang ditandai dengan gejala pusing, lemas, dan mual.

Selain itu, udara kering dan berdebu selama kemarau juga meningkatkan masalah pernapasan, seperti batuk, napas pendek, dan sesak napas, terutama pada anak dengan asma. "Dalam kasus yang lebih serius, anak-anak juga berisiko terkena sengatan panas (heatstroke), yaitu kondisi darurat medis di mana suhu tubuh melonjak drastis dan dapat mengancam nyawa," kata dr Darmawan.

Panas berkepanjangan, kata dr Darmawan, juga memengaruhi kulit dan selaput lendir anak. Iritasi kulit seperti biang keringat atau ruam merah dapat muncul akibat keringat berlebih, sementara udara panas dan kering membuat lapisan dalam hidung rapuh sehingga mudah terjadi mimisan.

 

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Malaysia Berpotensi Krisis BBM pada Juni 2026
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Undana Jadi Mitra Strategis Pemerintah Atasi Masalah Gizi di NTT
• 14 jam lalupantau.com
thumb
Arab Saudi: Visa Haji Satu-satunya yang Sah untuk Ibadah Haji
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Indonesia Gagal Pertahankan Gelar, Kalah 1-2 dari Thailand di Final Futsal ASEAN 2026
• 13 jam lalupantau.com
thumb
YULE Bagikan Dividen Rp10 per Saham Pertengahan Mei
• 1 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.