Survei Poltracking: 75,1 Persen Publik Percaya dengan Pemerintah Prabowo-Gibran

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Hasil survei Poltracking Indonesia pada 2-8 Maret 2026 menunjukkan bahwa 75,1 persen publik percaya terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

"Berkaitan dengan tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran, jadi 75,1 persen publik di Indonesia percaya terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran," ujar peneliti utama Poltracking Masduri Amrawi dalam jumpa pers virtual, Senin (13/4/2026).

Masduri mengatakan, kepuasan ini menjadi modal politik persepsi publik yang baik bagi pemerintah.

Baca juga: Prabowo Tiba di Rusia Didampingi Bahlil-Sugiono, Bakal Temui Putin

Apalagi, kata dia, kepuasan ini terjaga di tengah ketegangan isu global dan geopolitik yang berdampak pada berbagai aspek.

"Tapi kita melihat tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran masih cukup tinggi di 75,1 persen," ucap Masduri.

Selanjutnya, Masduri mengungkapkan approval rating atau tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mncapai 74,9 persen.

Sementara, tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran mencapai 74,1 persen.

Baca juga: PSI Nyatakan Dukung Prabowo-Gibran sampai Selesai

"Temuan ini cukup menarik, ada banyak kondisi yang barangkali itu berpotensi untuk menurunkan ekspektasi kepercayaan termasuk kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah. Apalagi dampak geopolitik global. Tapi kalau kita perhatikan angka kepuasan pemerintah masih bertahan di atas 70 persen," ujar dia.

Survei ini dilakukan dengan menggunakan metode multistage random sampling. Jumlah sampel yang diambil Poltracking sebanyak 1.220 responden.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Margin of error pada survei ini +/- 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Wawancara dilakukan secara tatap muka langsung dengan responden pada 2-8 Maret 2026.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pramono Singgung Kelemahan Bangsa Ini: Egonya Terlalu Kegedean
• 21 jam lalurctiplus.com
thumb
Jay Idzes cs. Absen di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Diyakini Tetap Bisa Juara, Pengamat: Pemain Lokal Kita Bagus
• 18 jam lalubola.com
thumb
AMPHURI Nilai Wacana “War Ticket” Haji Perlu Kajian Mendalam agar Tetap Adil dan Tepat Sasaran
• 29 menit lalupantau.com
thumb
Dipanggil Lagi ke Timnas Indonesia U-17, Mierza Firjatullah Bicara Jujur soal Main untuk Nova Arianto dan Kurniawan
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Prabowo dan Putin Bakal Bahas Kerja Sama Energi hingga Minyak di Moskow
• 5 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.