Trump: Paus Leo Tidak Akan Berada di Vatikan Jika Saya Tidak di Gedung Putih!

disway.id
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID – Pasca gagalnya pembicaraan damai Donald Trump selaku Presiden Amerika kembali memberikan pernyataannya yang menuliskan jika Paus Leo tidak adan bereda di Vatikan jika dirinya tidak di Gedung Putih.

Pernyataan ini disampaikan oleh Trump di akun Truth-nya pada 13 April 2026 pkulu 8:03 waktu setempat.

Terang saja pernyataan Trump mendapatkan berbagai tanggapan karena jelas – jelas Presiden Amerika ini mulai menyerang pimpin tertinggi Gereja Katolik sedunia.

Dalam postingannya, Trump menyampaikan jika Paus Leo lemah dalam hal Kejahatan, dan buruk dalam Kebijakan Luar Negeri.

BACA JUGA:Desakan Pemakzulan Trump Makin Kencang, Kompaknya Suara Kongres Partai Demokrat Picu Tensi Politik

“Dia berbicara tentang ‘ketakutan’ terhadap Pemerintahan Trump, tetapi tidak menyebutkan ketakutan yang dialami Gereja Katolik, dan semua Organisasi Kristen lainnya”.

“Selama COVID ketika mereka menangkap para imam, pendeta, dan semua orang lain, karena mengadakan Kebaktian Gereja, bahkan ketika berada di luar ruangan, dan menjaga jarak sepuluh bahkan dua puluh kaki”.

Trump juga menyampaikan jika diirnya lebih menyukai Louis dari pada Paus Leo, karena menurut Trump, Louis sangat mendukung MAGA yang merupakan kampanye Presiden dalam memajukan Amerika.

“Saya lebih menyukai saudaranya, Louis, daripada dia, karena Louis sepenuhnya pendukung MAGA. Dia mengerti, dan Leo tidak!.

“Saya tidak menginginkan seorang Paus yang berpikir bahwa tidak apa-apa bagi Iran untuk memiliki senjata nuklir”.

BACA JUGA:Caci Maki Donald Trump di Akun Truth Dirujak Netizen: Dia Benar-benar Frustasi Hadapi Iran!

“Saya tidak menginginkan seorang Paus yang berpikir bahwa sangat buruk bahwa Amerika menyerang Venezuela yang merupakan sebuah negara yang mengirimkan sejumlah besar Narkoba ke Amerika Serikat”.

“Yang lebih buruk lagi, mengosongkan penjara mereka, termasuk para pembunuh, pengedar narkoba, dan penjahat, ke negara kita”.

“Saya tidak menginginkan seorang Paus yang mengkritik Presiden Amerika Serikat karena saya melakukan persis apa yang menjadi tujuan terpilih saya, dengan kemenangan telak, yaitu menetapkan angka kejahatan terendah sepanjang sejarah, dan menciptakan pasar saham terbaik dalam sejarah”.

“Leo seharusnya bersyukur karena, seperti yang semua orang tahu, dia adalah kejutan yang mengejutkan”.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Etika Transplantasi Organ di Indonesia: Antara Hukum, Agama, dan Kemanusiaan
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Harga Emas Turun Sedikit ke USD4.650/Troy Ons
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Video: Seskab Teddy Singgung Fenomena "Inflasi Pengamat"
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
TP PKK Sulsel Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini Lewat “Go to School” di Wajo
• 3 jam laluterkini.id
thumb
AP Pangkas Ratusan Staf, AI Disebut Jadi Biang Kerok
• 8 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.