Port-au-Prince: Sedikitnya 30 orang tewas dan puluhan lainnya terluka akibat insiden desak-desakan di benteng wisata Citadelle Laferrière, wilayah utara Haiti. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu saat lokasi dipadati pengunjung.
Otoritas kota Cap-Haïtien menyatakan insiden di Milot menyebabkan banyak korban mengalami sesak napas, terinjak, dan kehilangan kesadaran. Sejumlah korban telah dilarikan ke rumah sakit, sementara lainnya masih dilaporkan hilang.
Baca Juga :
Insiden Berdesak-desakan di Benteng Laferriere Haiti Tewaskan 30 Orang“Penyelidikan telah dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian. Data korban kemudian diperbarui menjadi 25 orang tewas, sementara proses autopsi masih berlangsung,” ujar polisi Nasional Haiti, dikutip dari media NPR, Senin, 13 April 2026.
Polisi juga menyebutkan sekitar 30 korban masih dirawat di rumah sakit dan meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Pemerintah Haiti turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
Sejumlah jenazah masih berada di lokasi hingga Minggu, 12 April 2026, sementara keluarga korban mulai mengidentifikasi kerabat mereka. Insiden ini
meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat setempat.
Salah satu keluarga korban, Donaldson Jean, mengungkapkan kesedihannya atas kehilangan sang adik. “Pagi dan malam dia belajar, bahkan selalu meminta bantuan mengerjakan tugas sebelum makan malam,” ujar Jean.
(Keysa Qanita)




