Grid.ID - Konflik cinta segitiga yang melibatkan pengusaha Insanul Fahmi, konten kreator Wardatina Mawa, dan selebgram Inara Rusli masih jadi perhatian publik. Terbaru, kuasa hukum ungkap keinginan Inara Rusli di tengah proses cerai Insan-Mawa yang kini masih bergulir.
Diketahui, Insanul dan Mawa tengah menjalani proses cerai. Meski Insanul sempat kekeuh ingin mempertahankan rumah tangga, pada akhirnya ia menyetujui keinginan sang istri untuk berpisah.
Perpisahan ini sendiri bukan keputusan yang mudah bagi Mawa. Namun, ia tegas menyatakan tak bisa menerima wanita lain di dalam rumah tangganya.
Diketahui, tahun lalu Mawa gegerkan dunia hiburan Tanah Air dengan mengungkap perselingkuhan sang suami dan Inara Rusli. Hal ini pun viral di media sosial.
Hingga kemudian Insanul muncul di hadapan publik dan membuat pengakuan jika sudah menikah siri dengan Inara pada Agustus 2025. Pengakuan ini jelas membuat Mawa semakin murka.
Ia juga menegaskan tak pernah memberi izin atau mengungkap kesediaan untuk dipoligami. Alhasil, ia melaporkan Insanul dan Inara atas dugaan perselingkuhan dan perzinaan.
Tak lama kemudian, Mawa mengajukan gugatan cerai pada Insanul ke Pengadilan Agama (PA) Lubuk Pakam, Medan pada 26 Februari lalu. Saat ini, proses cerai sudah melewati tahap mediasi.
Di tengah proses tersebut, publik penasaran dengan nasib Inara Rusli sebagai istri siri. Kuasa hukum lantas mengungkap keinginan Inara Rusli.
Melalui kuasa hukumnya, Daru Quthny, Inara akhirnya blak-blakan mengenai posisi dan harapannya. Di mana ia mengaku tak ingin berpisah dari Insan.
Tak hanya itu, Inara justru mengusulkan skenario damai melalui jalan poligami. Sayangnya, upaya ini ditolak mentah-mentah oleh Mawa.
"Kalau Inara sendiri sebetulnya kan karena dia kan juga sudah dinikahin, siapa sih yang mau cerai?"
"Inara juga berharap tidak ada yang diceraikan, semua bisa berjalan Mawa sebagai istri pertama, Inara sebagai istri kedua," ungkap Daru, dikutip dari Tribun Seleb.
Kendati demikian, kenyataan di lapangan berkata lain. Mawa secara tegas menolak untuk dipoligami.
Bagi Mawa, pengkhianatan ini sudah terlalu jauh. Ia tetap teguh pada pendiriannya untuk mengakhiri ikatan pernikahan melalui jalur perceraian.
Menyadari keinginan Inara Rusli tak bersambut baik, pihaknya pun mulai melunak dan mempersiapkan diri untuk kemungkinan terburuk. Daru menyebut kliennya kini berada pada titik pasrah.
"Tetapi kan tidak semudah itu orang berpoligami. Artinya, bisa jadi salah satu harus kalah dan harus mengalah. Jadi Inara sudah siap bilamana itu terjadi dengan dirinya," beber Daru.
Sebagai pengingat, nama Wardatina Mawa mendadak viral usai mengungkap perselingkuhan sang suami, Insanul Fahmi bersama Inara Rusli.
Mawa kemudian melaporkan keduanya atas dugaan perzinaan pada akhir 2025 lalu. Puncaknya, Mawa memilih mengakhiri ikatan pernikahannya bersama Insanul yang telah terjalin selama 7 tahun.
Sidang perdana perceraian keduanya kini sudah bergulir. Mawa dan Insanul hanya perlu menunggu waktu sampai pernikahan mereka sepenuhnya berakhir. (*)
Artikel Asli




