jpnn.com, JAKARTA - Bantuan kemanusiaan berupa 15.000 paket sembako dari masyarakat Indonesia melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) telah diterima oleh masyarakat Gaza, Palestina.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya kemanusiaan untuk membantu warga yang terdampak krisis berkepanjangan di wilayah tersebut.
BACA JUGA: Prabowo Apresiasi Peran Baznas Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina
Masyarakat Gaza dilaporkan menyambut bantuan itu dengan penuh haru dan rasa syukur. Paket sembako tersebut diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi yang sulit.
Sebelumnya, bantuan tersebut telah dilepas secara resmi oleh pimpinan Baznas pada Februari 2026 sebagai wujud komitmen solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina.
BACA JUGA: Bea Cukai Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Gampong Babah Krueng
Sekretaris Utama Baznas RI sekaligus Sekretaris Satgas Palestina, Subhan Cholid, menyampaikan rasa syukur atas tersalurkannya bantuan tersebut dengan lancar.
“Alhamdulillah, setelah melalui proses pengiriman dan koordinasi lintas negara yang panjang, bantuan yang berasal dari masyarakat Indonesia akhirnya tiba dan tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di Gaza,” ujar Subhan dalam keterangannya, Senin (13/4).
BACA JUGA: 3 Masjid Darurat Dibangun di Gaza untuk Fasilitasi Ibadah Warga
Dia menjelaskan, proses distribusi bantuan melibatkan kerja sama dengan mitra internasional guna memastikan penyaluran berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Bantuan tersebut adalah amanah dari masyarakat Indonesia yang harus segera kami distribusikan secara bertanggung jawab melalui mitra terpercaya di lapangan,” katanya.
Subhan menegaskan pihaknya berupaya memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan di wilayah terdampak.
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari para donatur, pengelola zakat, hingga mitra di lapangan, serta menegaskan komitmen untuk terus menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Palestina secara berkelanjutan. (jlo/jpnn)
Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh



