JAKARTA, DISWAY.ID - Di dalam penerbangan kepausan menuju Aljazair, Paus Leo XIV menegaskan dengan santai dan menyinggung soal Pemerintahan Trump.
Ia mengatakan bahwa ia bukan seorang politisi dan akan terus gencar dalam seruan perdamaian serta dialog multilateral.
Paus Leo XIV pada hari Senin mengatakan bahwa ia akan terus bersuara “dengan lantang” menentang perang, bukan terlibat dalam perselisihan politik.
BACA JUGA:Trump: Paus Leo Tidak Akan Berada di Vatikan Jika Saya Tidak di Gedung Putih!
Berbicara kepada para jurnalis di dalam penerbangan kepausan, Paus menanggapi pertanyaan tentang sebuah unggahan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
“Saya pikir orang-orang yang membacanya akan dapat menarik kesimpulan mereka sendiri. Saya bukan seorang politisi, dan saya tidak berniat untuk terlibat dalam perdebatan dengannya,” kata Leo dilansir dari Eternal Word Television Network.
“Sebaliknya, marilah kita selalu mencari perdamaian dan mengakhiri perang.”
“Saya tidak takut dengan pemerintahan Trump,” tambahnya.
BACA JUGA:Iran Umumkan Kemenangan Atas Amerika, Ancaman Bumi Hangus Trump Hanya Omon-omon
Paus mengatakan bahwa ia akan tetap vokal dalam mengecam perang dan mempromosikan perdamaian.
“Saya akan terus bersuara lantang menentang perang, berupaya mendorong perdamaian dan dialog multilateral antarnegara untuk menemukan solusi yang adil atas berbagai masalah,” ujarnya. “Pesan Gereja adalah pesan Injil: Berbahagialah para pembawa damai.”
Leo menegaskan bahwa ia tidak melihat misinya dalam kerangka politik.
“Saya tidak memandang peran saya sebagai seorang politisi. Saya tidak ingin terlibat dalam perdebatan dengannya. Terlalu banyak orang yang menderita di dunia,” katanya.
Paus juga merefleksikan makna kunjungannya ke Aljazair, menggambarkannya sebagai berkat pribadi sekaligus kesempatan penting bagi Gereja dan dunia yang lebih luas.
“Seperti yang Anda ketahui, saya sangat senang dapat kembali mengunjungi tanah Santo Agustinus,” katanya.
- 1
- 2
- »





