Kasus Korupsi Kepala Daerah Berulang, Mendagri Soroti Sistem Pilkada

okezone.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian buka suara terkait kembali terjeratnya sejumlah kepala daerah dalam kasus korupsi. Terbaru, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, sebagai tersangka.

“Jawaban saya cuma satu, yang memilih siapa? Sudah itu saja. Yang memilih siapa? Rakyat, iya kan,” kata Tito di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/4/2026).

Baca Juga :
Kasus Korupsi Sudewo, Eks Pj Sekda Pati Riyosos Dipanggil KPK

Tito kemudian mengaitkan persoalan hukum yang menimpa kepala daerah dengan mekanisme rekrutmen melalui sistem Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) langsung oleh rakyat.

“Dan ternyata tidak menjamin menghasilkan pemimpin yang baik. Ada yang bagus, ada juga yang seperti ini,” ujarnya.

Mantan Kapolri itu menyebut kasus kepala daerah tersandung korupsi bukan hal baru. Bahkan, ia menilai fenomena tersebut terjadi berulang dalam waktu yang relatif singkat.

Baca Juga :
Sahroni Diperas Rp300 Juta, KPK Pastikan Tak Terkait Perkara Korupsi

“Artinya ada problem sistematis, ada persoalan mendasar. Salah satunya mungkin mekanisme rekrutmen yang selama ini digunakan, yaitu pemilihan langsung melalui pilkada. Di satu sisi ada positifnya, tapi ada juga negatifnya, di antaranya biaya politik yang mahal dan tidak menjamin yang terpilih adalah orang yang baik,” tuturnya.

(Awaludin)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Survei Poltracking: Kepuasan Publik Tembus 74, Dukungan ke Prabowo-Gibran Merata
• 2 jam lalurctiplus.com
thumb
Dugaan Kekerasan Seksual Verbal di UI, Fakultas Hukum Jadi Pusat Perhatian
• 45 menit lalueranasional.com
thumb
Harga Emas Antam Anjlok Rp 42.000, Jadi Rp 2.818.000 per Gram
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Harga Ayam Mulai Anjlok usai Lebaran, Pemerintah akan Jaga Harga
• 13 jam lalukatadata.co.id
thumb
Foto: Di Tengah Polemik AI, PPSU Tetap Sigap Jaga Kebersihan Jakarta
• 11 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.