jpnn.com, JAKARTA - Wisuda purnatugas di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Senin, membuat Hakim Konstitusi Anwar Usman tumbang.
Anwar tampak terlihat lemah saat berjalan dari aula gedung MK menuju lobi depan.
BACA JUGA: Anwar Usman Dapat Surat Peringatan, Legislator: Hakim Konstitusi Seharusnya Negarawan
Saat kirap, hakim yang sudah mengabdi selama 15 tahun di MK tersebut terlihat dipapah oleh istri dan pegawai MK dengan langkah yang melambat.
Sesampai di lobi, Anwar sudah mulai dibantu hakim lainnya untuk menjaganya tetap berdiri hingga akhirnya tumbang dan dibopong masuk oleh pegawai ke ruang tunggu gedung utama MK.
BACA JUGA: Ditanya Soal Isu Pemakzulan Gibran, Anwar Usman: Nanti Deh, Saya Cooling Down Dahulu
Hingga berita ini diturunkan, Anwar Usmas masih di ruang tunggu, tim dokter MK telah masuk untuk membantu.
Berdasarkan informasi yang beredar, Anwar tidak pingsan hanya melemah kelelahan karena terlalu lama berdiri saat wisuda purnabakti.
"Pak Anwar masih sadar (belum pingsan), beliau lemah kondisinya karena gula darahnya turun. Kelelahan karena terlalu lama berdiri tadi," kata Sekjen MK Heru Setiawan.
Wisuda purnabakti digelar pukul 16.00 WIB.
Anwar dalam sambutannya menyampaikan bahwa menjadi hakim harus siap tidak disukai.
Dia juga berpesan kepada penerus dan hakim-hakim yang masih bertugas untuk tidak takut dalam menegakkan keadilan. (antara/jpnn)
Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti




