HARIAN FAJAR, LONDON – Kabar mengejutkan datang dari klub Italia, Como 1907. Sang pemilik klub asal Indonesia, Mirwan Suwarso, membuat pernyataan mengejutkan. Dia memberikan restu jika pelatihnya saat ini, Cesc Fabregas, dipinang Arsenal untuk menggantikan posisi Mikel Arteta.
Isu “pulang kampung” sang legenda ke Stadion Emirates ini meledak setelah performa The Gunners merosot tajam. Kekalahan memalukan 1-2 dari Bournemouth di kandang sendiri (11/4/2026) menjadi puncak kemarahan fans, sekaligus ancaman nyata bagi Arsenal yang sedang berjuang mempertahankan posisi di puncak klasemen Liga Inggris.
Meski Fabregas merupakan otak di balik kesuksesan Como 1907 bersaing di papan atas Serie A dan berpeluang menembus Liga Champions musim depan, Mirwan Suwarso mengaku realistis. Dia menegaskan tidak akan menghalangi karier emas sang pelatih jika raksasa Inggris tersebut datang mengetuk pintu.
“Cesc memang sangat penting bagi kami, tetapi akan bodoh jika kami tidak berpikir bahwa suatu hari nanti dia bisa pergi ke Arsenal, Barcelona, atau Chelsea,” ujar Mirwan Suwarso secara blak-blakan.
Mirwan bahkan sudah menyiapkan mekanisme transisi unik jika Fabregas benar-benar hengkang ke London Utara. Ia ingin Fabregas tetap berkontribusi bagi Como dalam memilih suksesornya.
“Kami tidak bodoh. Kami tahu akan ada klub besar yang mencoba merekrutnya. Kalau saatnya tiba, ia harus membantu kami mempersiapkan masa depan,” ujar Suwarso dikutip dari The Athletic.
Menanti Nasib Mikel Arteta
Di sisi lain, Mikel Arteta kini sedang menghadapi badai tekanan terberat dalam enam tahun masa jabatannya. Sebelum tragedi Bournemouth, Arsenal telah kehilangan peluang meraih quadruple setelah disingkirkan Manchester City di final Piala Liga dan didepak Southampton dari Piala FA.
Publik mulai meragukan “ramuan” Arteta. Namun, manajer asal Spanyol itu enggan mencari kambing hitam meski jadwal pertandingan sangat padat. “Saya tidak ingin mencari-cari alasan karena kami bermain begitu banyak pertandingan… Saya tidak melihat tingkat kenikmatan bermain itu di beberapa momen, juga daya juang yang seharusnya kami miliki,” kata Arteta dengan nada kecewa.
Skenario Reuni Manis di Emirates
Media Spanyol, Mundo Deportivo, melaporkan bahwa manajemen Arsenal kini serius mempertimbangkan Fabregas sebagai solusi masa depan. Fabregas yang menghabiskan delapan tahun sebagai “anak emas” Arsene Wenger dianggap memiliki DNA Arsenal yang dibutuhkan untuk membangkitkan mentalitas juara tim.
Pengalaman Fabregas yang sukses menyulap Como 1907 menjadi tim kuda hitam di Italia menjadi bukti bahwa tangan dinginnya sudah siap untuk level elite Eropa.
Apakah Arsenal akan mempertahankan Arteta yang mulai kehilangan magisnya? Opsi lain segeralah merealisasikan reuni manis dengan Fabregas. Masa depan Emirates Stadium kini berada di persimpangan jalan. (*)





