Penulis: Ricardo Julio
TVRINews, Moskow
Presiden Rusia Vladimir Putin secara resmi menerima kunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Istana Kremlin, Moskow, pada Senin, 13 April 2026. Pertemuan ini mempertegas kedekatan hubungan diplomatik kedua negara dalam kerangka kemitraan strategis yang semakin kuat.
Dalam suasana hangat di ruang pertemuan Kremlin, Presiden Putin menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran pemimpin Indonesia tersebut.
"Yang mulia sahabatku yang baik, sekali lagi saya ingin menyampaikan bahwa saya sangat-sangat senang bahwa kontak kami diadakan secara reguler dan mempunyai pengisian yang cukup berbobot," ujar Putin dalam sambutannya.
Presiden Putin memberikan catatan khusus pada aspek ekonomi dan perdagangan sebagai pilar utama karakter strategis hubungan bilateral. Meskipun pada tahun lalu perdagangan bilateral mencatatkan kenaikan sebesar 12 persen, Putin mengakui adanya sedikit dinamika di awal tahun ini.
"Pada awal tahun ini, kita menyaksikan sedikit perlambatan dalam perdagangan bilateral, tetapi kami punya berbagai-bagai cara untuk meningkatkannya. Kami memberikan makna besar kepada komisi bersama antar pemerintah dan kami berharapan bahwa dalam pertemuan hari ini, kita akan sempat mencari berbagai-bagai solusi untuk tetap meningkatkan kemitraan antara kedua negara kita," jelasnya.
Lebih lanjut, pemimpin Rusia tersebut memaparkan sejumlah sektor kunci yang menjadi fokus pengembangan kerja sama ke depan, mulai dari ketahanan energi hingga teknologi tinggi.
"Kita berbicara mengenai kerjasama di bidang energi, di bidang antariksa, juga di bidang pertanian, di bidang penghasilan industri, serta di bidang farmasi. Kami memberikan makna besar untuk mengembangkan kerjasama di bidang humaniter antara lain di bidang pendidikan," tambah Putin.
Hal yang menjadi sorotan penting dalam pertemuan ini adalah posisi baru Indonesia di kancah internasional. Putin menilai bergabungnya Indonesia ke dalam BRICS akan membawa dampak besar bagi hubungan kedua negara.
"Indonesia sudah menjadi anggota BRICS. Hal ini membuka peluang baru untuk mengembangkan kerjasama kita. Hal sama kita bisa bicara mengenai kerjasama dengan Uni Ekonomi Eurasia," tegasnya.
Mengakhiri pernyataannya, Presiden Putin kembali mengucapkan selamat datang kepada Presiden Prabowo dan delegasi Indonesia, seraya berharap pertemuan ini menghasilkan langkah-langkah konkret bagi kemitraan strategis kedua bangsa.
Editor: Redaktur TVRINews





