TULUNGAGUNG, KOMPAS.TV - Pasca operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjaring Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, beberapa ruangan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung disegel.
Namun, Penjabat Sekretaris Daerah Tulungagung Soeroto memastikan Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap bekerja dan pelayanan tetap berjalan.
“ASN tetap bekerja seperti biasa. Tidak ada layanan yang berhenti meski ada beberapa ruangan yang disegel,” ujar Soeroto, Senin, sebagaimana dikutip Antara.
Berdasarkan pantauan Antara, ada sedikitnya enam ruangan di lingkungan Pemkab Tulungagung dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang masih tersegel. Aktivitas administrasi pun dialihkan ke ruang lain.
Di kantor pemkab, ruang yang disegel termasuk ruang pengadaan barang dan jasa, serta ruang rapat bagian pengadaan.
Lalu di kantor Dinas PUPR, ruangan yang disegel termasuk ruang sumber daya air (SDA), ruang bina marga, ruang staf administrasi bina marga, dan ruang kepala dinas.
Soeroto mengaku belum mengetahui secara pasti jumlah ruangan disegel, tetapi dirinya memastikan fungsi pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.
Baca Juga: Fakta-Fakta Kasus Dugaan Pemerasan Bupati Tulungagung
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (10/4/2026) terkait dugaan pemerasan di lingkungan Pemkab Tulungagug.
Menurut keterangan Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu, pihaknya mengamankan 18 orang dalam OTT tersebut.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV, Antara
- tulungagung
- pemkab tulungagung
- ott
- kpk
- ott kpk
- ott kpk di tulungagung





