18 Juta KPM Berpeluang Jadi Pekerja di Kopdes Merah Putih, Prioritas Usia Produktif

kompas.com
4 hari lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Kementerian Koperasi (Kemenkop) menyiapkan tenaga kerja untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang direkrut dari 18 juta keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyampaikan, Kemensos dan Kemenkop memprioritaskan usia-usia produktif untuk menjadi pekerja di Kopdes.

"Untuk menjadi pekerja tentu diprioritaskan yang usia produktif sesuai dengan kapasitas dan kemampuan setiap keluarga penerima manfaat. Nanti kami dengan Kementerian Koperasi akan melakukan pemetaan kepada keluarga-keluarga penerima manfaat," kata Saifullah, di Kantor Kemenkop, Jakarta Selatan, Senin (13/4/2026).

Baca juga: Seskab Teddy Bertemu Mensos Gus Ipul, Bahas Bansos dan Prestasi Siswa Sekolah Rakyat

KPM yang masih masuk usia produktif akan diberikan pelatihan-pelatihan sesuai dengan kriteria pekerja yang dibutuhkan di Kopdes.

"Kalau misalnya mau jadi driver ya tentu nanti ada pelatihan untuk menjadi driver, kalau dia cleaning service ya ada pelatihan supaya mereka mengerti bagaimana bekerja dengan baik sebagai cleaning service," imbuh dia.

Sebagaimana hasil pertemuan dengan Menteri Koperasi Ferry Juliantono, proses pemetaan KPM akan dilakukan terlebih dahulu sebelum pelatihan.

"Jadi semuanya itu setelah nanti ada proses pemetaan kemudian nanti ada proses pelatihan," ucap dia.

Sementara, untuk KPM yang berusia kurang produktif atau lanjut usia akan lebih dioptimalkan sebagai peserta koperasi.

Baca juga: Prabowo Berterima Kasih ke Putin Karena Bantu Indonesia Gabung BRICS: Kami Diterima Begitu Cepat

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Selain itu, orangtua dari siswa Sekolah Rakyat yang notabene juga merupakan manfaat (KPM) bakal disiapkan untuk diberdayakan dengan koperasi ini.

"Hal ini yang sedang dipersiapkan dalam beberapa waktu ke depan termasuk pemetaan bersama Kemenkop-Agrinas apa saja spesifikasi yang dibutuhkan," tutur Mensos.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Viral! Pemotor Tewas Terbakar Usai Tabrak Lapak Bensin Eceran di Bantaeng
• 6 jam laluharianfajar
thumb
Harga Buyback Emas Antam di Pegadaian Hari Ini, Jumat 17 April 2026
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
AS Siap Serang Pembangkit Listrik Iran Jika Diperintahkan
• 11 jam laludetik.com
thumb
Polisi Usut Laporan Faizal Assegaf ke Jubir KPK Imbas Kasus Bea Cukai
• 15 jam laluokezone.com
thumb
Loncat 307% Sejak Listing, Saham Pendatang Baru WBSA Masuk Pantauan
• 13 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.