Presiden Prabowo Subianto telah merampungkan kunjungan bilateral dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moscow, pada Senin (13/4).
Pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih lima jam itu menyepakati sejumlah kemitraan jangka panjang di sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM).
Sekretaris Kabinet (Seskab), Letnan Kolonel TNI Teddy Indra Wijaya, menyampaikan pertemuan kedua pimpinan negara di Istana Kremlin saat itu menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi Indonesia-Rusia di tengah dinamika global yang terus berkembang.
Pertemuan antara Prabowo dan Putin diawali dua jam pertemuan bilateral dan dilanjutkan dengan tiga jam pertemuan empat mata antara kedua pemimpin.
“Disepakati beberapa poin, antara lain kerja sama di sektor ESDM jangka panjang, termasuk ketahanan energi migas dan hilirisasi,” kata Teddy dalam siaran pers yang dirilis oleh Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden pada Senin (13/4).
Selain sektor energi, Teddy menjelaskan bahwa kedua negara juga berkomitmen untuk melanjutkan dan memperluas kerja sama di berbagai bidang lainnya yang dinilai memiliki dampak langsung terhadap pembangunan.
“Keberlanjutan beberapa kerja sama di bidang pendidikan riset teknologi, bidang pertanian, dan bidang investasi di berbagai sektor terutama pembangunan industri di Indonesia,” ujarnya.
Teddy menilai Rusia memiliki posisi strategis dalam percaturan global, antara lain sebagai salah satu negara pemegang hak veto PBB dan pendiri BRICS. Menurutnya, ini membuat kemitraan dengan Indonesia menjadi semakin relevan dan penting.
Teddy juga mengatakan, Rusia adalah salah satu kekuatan besar dunia dengan potensi sumber daya alam melimpah yang dapat menjadi mitra penting bagi Indonesia.
Seusai bertemu Putin, Prabowo melanjutkan safari luar negeri ke Paris untuk memenuhi undangan pertemuan dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, di Istana Élysée.
"Bapak Presiden langsung bertolak menuju Prancis dengan waktu tempuh sekitar 3,5 jam dan tiba tengah malam di Paris,” kata Teddy.
Setibanya di Paris, Prabowo dijadwalkan langsung melanjutkan agenda diplomasi melalui pertemuan empat mata dengan Presiden Macron yang akan berlangsung di Istana Élysée.




