TEHERAN, KOMPAS.TV - Presiden Iran Masoud Pezeshkian secara terbuka membela Paus Leo XIV yang menjadi sasaran kritik Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Pada pekan lalu, Paus Leo XIV mengkritik Trump yang mengancam akan menghancurkan peradaban Iran. Paus mengatakan, menargetkan infrastruktur sipil adalah pelanggaran hukum internasional.
Trump kemudian membalas Paus Leo melalui unggahan media sosial dan komentar kepada wartawan pada Minggu (12/4/2026) waktu setempat. Trump secara terbuka menyatakan ketidaksukaannya terhadap Paus Leo.
“Saya bukan penggemar Paus Leo,” ujar Trump, dikutip dari Associated Press.
Sedangkan dalam unggahan di media sosial Truth Social, Senin (13/4/2026), Trump menulis, "Paus Leo LEMAH terhadap Kejahatan, dan buruk untuk Kebijakan Luar Negeri."
"Dia (Paus Leo) tidak ada dalam daftar mana pun untuk menjadi Paus, dan ditempatkan di sana oleh Gereja hanya karena dia orang Amerika, dan mereka pikir itu akan menjadi cara terbaik dalam menghadapi Presiden Donald J. Trump. Jika saya tidak ada di Gedung Putih, Leo tidak akan ada di Vatikan."
Baca Juga: Paus Leo XIV Sindir Balik Trump: Saya Tak Takut dengan Pemerintahannya
Sementara Pezeshkian menyampaikan dukungan penuh terhadap Paus Leo XIV lewat unggahan di media sosial X, Senin.
“Yang Mulia Paus Leo XIV, saya mengutuk penghinaan terhadap Yang Mulia atas nama bangsa besar Iran, dan menyatakan bahwa penodaan terhadap Yesus, nabi perdamaian dan persaudaraan, tidak dapat diterima oleh orang merdeka mana pun. Semoga Anda diberi kejayaan oleh Allah,” tulisnya.
Dilansir Antara, pada awal April, Paus Leo XIV menanggapi ajakan doa Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth untuk personel militer.
Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV, Associated Press, Antara
- paus leo
- donald trump
- Paus Leo XIV
- Paus Leo kritik Trump
- Presiden Iran
- Masoud Pezeshkian





