Karier Davina Karamoy di industri seni peran semakin bersinar, dibarengi dengan keberaniannya mengambil peran-peran yang menantang. Sebut saja proyek Ipar Adalah Maut, Sugar Baby, hingga proyek terbarunya, Love & 10 Million Dollars di WeTV.
Dari jejak tersebut, Davina mengaku tak takut disebut aktris yang laku karena adegan panas.
"Kalau dibilang takut, mungkin stigma itu kan ya out of my control ya. Jadi itu memang pemikiran aja dari netizen. Tapi aku pasti udah tahu dong resiko itu dari awal," ujar Davina Karamoy dalam jumpa pers di Thamrin, Senin (13/4).
Davina menegaskan, setiap keputusan mengambil peran tidak dilakukan sendiri. Ia melibatkan manajemen dan keluarga sebelum menyetujui kontrak, terutama yang memiliki adegan sensual.
"Aku mengambil proyek ini sudah pasti dari diskusi, management, keluarga, dan lain-lain. Dan proyek saya ke depannya juga pasti akan beragam, jadi kalau dibilang takut atau enggak ya, ya harus siap aja. Itu pekerjaan aku juga sebagai aktor," tutur Davina.
Davina menjelaskan tetap memiliki batasan dalam memilih pekerjaan. Ia tidak sembarangan menerima tawaran hanya karena adegan intim, melainkan melihat kekuatan naskah dan ceritanya secara keseluruhan.
"Apakah aku akan ambil atau tidak. Dan memang aku juga tidak mengambil semuanya seperti itu. Banyak beberapa proyek yang aku tolak, tapi kalau memang aku suka dengan ceritanya ya pasti aku ambil," tambah Davina.
Davina meminta agar masyarakat dan para penonton bisa menilai sebuah karya secara utuh dan obyektif tanpa hanya berfokus pada satu atau dua adegan saja.
"Aku tertarik dengan cerita serial ini, semoga netizen juga bisa obyektif dengan hasilnya," tutup Davina, pemeran karakter Eline.





