Grid.ID – Kabar meninggalnya Muhammad Imam Muslimin atau Yai Mim mengejutkan publik. Termasuk Denny Sumargo yang mengaku sempat tidak percaya.
Denny Sumargo atau yang akrab disapa Densu mengaku syok saat pertama kali mendengar kabar tersebut. Ia bahkan sempat memastikan kebenaran informasi itu kepada orang terpercaya.
Setelah melakukan pengecekan, Densu akhirnya memastikan bahwa kabar duka tersebut benar adanya. Ia pun menyampaikan rasa belasungkawa melalui media sosial pribadinya.
“Gue baru cek ternyata memang benar kalau Yai Mim beliau sudah berpulang, innalillahi wa inna ilaihi rajiun,” ujar Denny Sumargo dalam story instagramnya, Senin (13/4/2026).
Densu juga mengenang sosok Yai Mim yang sempat hadir dalam podcast miliknya. Saat itu, Yai Mim menjadi sorotan karena konflik dengan tetangganya.
Sebelum meninggal dunia, Yai Mim diketahui ditahan di Polresta Malang Kota. Ia terjerat kasus dugaan pelecehan seksual dan pornografi sejak Januari 2026.
Menurut keterangan pihak kepolisian, Yai Mim meninggal saat berada dalam tahanan. Kejadian itu terjadi ketika ia hendak menjalani pemeriksaan.
Saat itu, Yai Mim tiba-tiba merasa lemas ketika berjalan menuju ruang pemeriksaan. Ia kemudian jatuh dalam kondisi duduk sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
“Hasilnya pemeriksaan Dokkes bagus, artinya tekanan darah normal 110/80 dan tidak ada tanda-tanda lain,” kata Ipda Lukman Sobhirin.
Hasil visum yang dilakukan pihak rumah sakit mengungkap penyebab kematian. Yai Mim disebut mengalami asfiksia atau kekurangan oksigen secara drastis.
“Dari hasil analisa melalui visum, tanda-tanda menonjol untuk asfiksia,” ungkap Kepala Satuan Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Rakhmat Aji.
Kabar duka ini meninggalkan luka mendalam bagi keluarga. Suasana haru menyelimuti rumah duka di Blitar, Jawa Timur.
Haji Hanafi (67), kakak tertua eks dosen pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, ini bahkan pingsan.
Ia dilarikan ke rumah sakit beberapa saat setelah kedatangan jenazah Yai Mim di rumah duka di Blitar, Senin (13/4/2026) malam.
“Sepertinya kakak saya kaget, tidak kuat setelah jenazah Mas Yai datang,” ujar ujar Syafii saat ditemui Kompas.com di rumah duka, Senin malam.
Peristiwa ini menambah panjang sorotan terhadap kasus yang sebelumnya menyeret nama Yai Mim. Densu pun mengajak publik untuk mendoakan almarhum dan memberikan kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan. (*)
Artikel Asli




