KOMPAS.TV - Program unggulan pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan setelah ratusan siswa dan guru di Duren Sawit, Pondok Kelapa, Jakarta Timur mengalami keracunan usai mengonsumsi menu MBG.
Jurnalis KompasTV Dipo Nurbahagia menelusuri SPPG Pondok Kelapa 2 sepekan pasca 135 siswa dan guru mengalami keracunan usai menyantap MBG yang disiapkan SPPG tersebut.
penelusuran Dipo berlanjut ke SMAN 91 Jakarta, salah satu sekolah yang siswa dan gurunya mengalami keracunan. Dipo bertemu Kristina Saputri, salah satu guru yang mengalami keracunan.
Dari kawasan Pondok Kelapa 2, Dipo bertolak ke SPPG di Cakung Timur, Jakarta Timur. SPPG ini jadi sorotan publik sebab didirikan di area tempat pembuangan sampah. Di mana celah pengawasan hingga SPPG dibangun di lokasi yang tidak higienis?
Dipo mengulas semuanya bersama Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, yang mengatakan bahwa pembangunan SPPG ini telah rampung 70 persen, artinya sudah ada lampu kuning bahkan lampu hijau dari Pemerintah untuk membangun SPPG tersebut.
Secara eksklusif Dipo berbincang dengan Ketua Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, di salah satu SPPG percontohan di kawasan Sentul, Bogor.
Dadan menjelaskan standar kelayakan sebuah SPPG. Ketua BGN juga menjawab keresahan publik terkait pembangunan SPPG di tempat yang tak layak serta polemik penggunaan anggaran MBG untuk pengadaan motor listrik di tengah krisis ekonomi global dan efisiensi anggaran.
Retno Listyarti, Ketua Dewan Pakar FSGI (Federasi Serikat Guru Indonesia) mengkritisi berbagai persoalan program MBG. Menurutnya, sistem pencegahan dan pengawasan MBG selama ini cukup lemah. Apa saja catatan FSGI untuk pembenahan pelaksanaan program MBG?
Saksikan program Dipo Investigasi, episode Ujian Nyata Makan Bergizi Gratis. Tayang Senin, 13 April 2026 pukul 20.30 WIB di KompasTV.
#mbg #dadanhindayana #motorlistrik
Penulis : Elisabeth-Widya-Suharini
Sumber : Kompas TV
- MBG
- KERACUNAN
- SISWA
- GURU
- JAKARTA
- DADAN HINDAYANA





