Mensos Gus Ipul Dorong Tasikmalaya Percepat Bangun Sekolah Rakyat Permanen

kumparan.com
17 jam lalu
Cover Berita

Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mendorong Pemkot Tasikmalaya untuk menyiapkan lahan agar pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di wilayah tersebut dapat segera dilakukan.

Hal itu Gus Ipul sampaikan saat menerima audiensi Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi beserta jajarannya di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Selasa (14/4/2026). Dalam pertemuan ini, turut hadir Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dan Sekjen Kemensos Robben Rico.

"Jadi, pak wali, silakan dipercepat. Salah kita kalau enggak bisa bikin gedung permanen. Bapak sudah bikin percepatan lewat sekolah rintisan. Kita akan membantu percepatan pengadaan gedung permanen," katanya.

Gus Ipul menjelaskan, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh Pemkot Tasikmalaya untuk mengusulkan lahan yang bakal digunakan membangun gedung permanen Sekolah Rakyat. Salah satunya, yaitu tanah seluas 7 hektare, memiliki sertifikat, dan status legalitasnya jelas.

Nantinya, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan melakukan survei ke lokasi lahan yang diusulkan untuk menentukan apakah tanah tersebut layak digunakan untuk membangun Sekolah Rakyat atau tidak.

"Tapi yang penting sekarang siapkan tanahnya. Ayo kita jalan ya, pak wali," ujarnya.

Gus Ipul menyampaikan, Sekolah Rakyat merupakan program yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto bagi anak-anak miskin dan miskin ekstrem. Pendidikan gratis dengan konsep boarding school atau asrama ini diselenggarakan untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia.

Gus Ipul menyebut, Presiden Prabowo sangat serius dalam mencanangkan program ini.

"Pak Prabowo enggak main-main, dengan Sekolah Rakyat enggak main-main. Buktinya dikawal sendiri, kalau diundang (acara) Sekolah Rakyat enggak pernah enggak hadir," ungkap Gus Ipul.

Adapun saat ini di Tasikmalaya, Jawa Barat telah terdapat Sekolah Rakyat rintisan, yakni Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 41 Tasikmalaya. Sekolah yang berlokasi di Sambongpari, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya itu telah beroperasi sejak Oktober 2025.

SRT 41 Tasikmalaya memiliki 75 murid, terdiri dari 25 siswa jenjang sekolah dasar dan 50 siswa sekolah menengah pertama.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bitcoin Cetak Rekor Tertinggi Tembus Rp1,28 Miliar, Harapan Damai AS-Iran Dorong Reli Kripto
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Kepala BNPP Genjot Program RTLH di Perbatasan, Tito Karnavian Tegaskan Harus Dikerjakan dengan Hati
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Golkar: Prabowo-Bahlil Banting Tulang Pastikan RI Aman dari Krisis Energi
• 10 jam laludetik.com
thumb
Maraton 5 Jam di Kremlin, Prabowo dan Putin Sepakati Kerja Sama Energi hingga Hilirisasi
• 22 jam lalumatamata.com
thumb
Jusuf Kalla Merespons Undangan DPP PATRIA PMKRI Perihal Dialog Kebangsaan
• 13 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.