Sekjen Partai Golkar Muhammad Sarmuji menyebut Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran menteri bekerja keras memastikan pasokan energi Tanah Air aman di tengah kondisi geopolitik yang tak menentu. Sarmuji menyebut konflik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran berdampak besar pada pasar energi dunia.
"Kita menghadapi situasi global yang tidak mudah. Konflik geopolitik di Timur Tengah telah memicu guncangan besar pada pasar energi dunia. Dalam kondisi seperti ini, Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia benar-benar bekerja keras, bahkan bisa dikatakan banting tulang, untuk memastikan Indonesia tetap aman dari ancaman krisis energi," ujar Sarmuji dalam keterangannya, Selasa (14/4/2026).
Anggota Komisi VI DPR ini menyoroti kegagalan perundingan damai AS dan Iran di Islamabad, Pakistan, yang tidak mencapai kesepakatan. Ia menyinggung selama periode konflik ini Bahlil Lahadalia yang juga Ketum Partai Golkar telah melobi banyak negara untuk mencari sumber energi.
"Dalam situasi normal saja mencari sumber pasokan energi alternatif bukan hal mudah. Apalagi dalam kondisi global seperti sekarang, ketika banyak negara juga berebut sumber energi yang sama karena itu, langkah cepat pemerintah menjadi sangat krusial," kata Sarmuji.
"Menteri ESDM bahkan harus melobi banyak negara, mulai dari kawasan Asia Tenggara, Timur Tengah, Amerika hingga negara-negara Afrika, termasuk Rusia, untuk mengamankan stok energi nasional," sambungnya.
Fraksi Partai Golkar DPR, lanjutnya, akan mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas energi nasional. Pihaknya juga mendorong percepatan diversifikasi energi dan penguatan ketahanan energi dalam negeri.
(dwr/rfs)





