Grid.ID - Aktris Boiyen mengungkap alasan dirinya bisa mengambil keputusan bercerai dengan cepat dengan Rully Anggi Akbar. Ia mengaku sudah mengetahui sifat dan tabiat sang mantan suami sejak sebelum menikah.
Meski telah mengetahui hal tersebut, Boiyen sempat berpikir bahwa Rully bisa berubah. Ia pun memilih untuk tetap melanjutkan hubungan hingga ke jenjang pernikahan.
Namun, harapan itu tidak berjalan sesuai dengan kenyataan. Setelah menikah, Boiyen justru kembali dihadapkan pada masalah yang sama.
Bahkan, rumah tangga mereka terbilang sangat singkat. Diketahui, Boiyen menggugat cerai Rully hanya dua bulan setelah menikah.
Perceraian itu dipicu oleh berbagai faktor salah satunya adalah perbedaan prinsip serta tabiat Rully yang sulit diubah. Rully juga diketahui terlibat dalam dugaan penipuan dan penggelapan dana.
“Karena kan sifat manusia ada yang kayak tabiat ya. Kalau tabiat kan enggak bisa dirubah, yang bisa ngerubah kan diri dia sendiri, kita enggak bisa maksa orang buat berubah,“ ujarnya dikutip dari YouTube @C8Podcast
Sebelum memutuskan untuk menikah, Boiyen mengaku sudah mengetahui adanya masalah dengan Rully. Meski begitu, ia tetap yakin bahwa sang pasangan bisa berubah menjadi lebih baik.
“Tadinya begitu (mikir bisa berubah), sebelumnya mikir oh bisa berubah nih. Sebelum (menikah) tuh ada juga masalah itu,“ katanya.
Boiyen bahkan sempat membantu menyelesaikan masalah yang ada. Ia berharap usaha tersebut bisa membawa perubahan dalam diri pasangannya.
“Akhirnya kita sama-sama beresin, yaudah bisa berubah. Ternyata pas habis nikah ada lagi, oh iya ternyata udah daripada saya capek,“ tuturnya.
Kini, Boiyen memilih untuk fokus memperbaiki kehidupannya. Ia ingin menjalani hidup dengan lebih tenang dan penuh keikhlasan.
“Maksudnya dirapihin, kita kan hidup mau move on ya, ngerapihin hidup, tenang-tenang. Ternyata benar loh ketenangan sama keikhlasan itu mahal ya,” ungkapnya.
Pengalaman tersebut membuat Boiyen memiliki pandangan baru dalam menjalani hubungan. Ia kini lebih mengutamakan ketulusan dan kenyamanan dalam hidupnya.
“Jadi kayak saat-saat ini kita butuh orangnya cuman yang tulus sama ketenangan ya. Susah loh sekarang nyari orang tulus,” tutupnya. (*)
Artikel Asli




