Viral di media sosial satu unit ekskavator atau alat berat melintasi tenda hajatan pernikahan di daerah Padukuhan Onggojayan, Banyurejo, Tempel, Sleman. Bagaimana ceritanya?
Dalam video beredar itu, ekskavator itu melintas dibantu sejumlah warga. Alat berat itu pelan-pelan melintas dengan kondisi bagian lengan 'menunduk'.
Jagabaya Kalurahan Banyurejo, Irwan Darmanta mengatakan peristiwa ekskavator melintas di antara tenda hajatan itu terjadi pada Jumat (10/4) pekan lalu. Dia mengatakan saat itu sedang ada aktivitas perobohan masjid untuk direvitalisasi.
"Itu kejadian hari Jumat di Onggojayan, nah itu di dekat SD ada hajatan, terus di utaranya lagi masyarakat merobohkan masjid untuk direhab," kata Irwan saat dihubungi wartawan, dikutip detikJogja, Selasa (14/4/2026).
Ia menjelaskan, proses renovasi masjid membutuhkan alat berat. Lokasi hajatan berada dekat dari pembongkaran masjid itu.
"Mereka perlu alat berat, kalau nggak salah itu (eskavator) pinjam dari tol," ucapnya.
Irwan menyebut tenda hajatan tersebut memang didirikan di atas jalan raya yang menjadi satu-satunya akses bagi alat berat melintas. Meski demikian, ia menegaskan bahwa kendaraan bisa melintas di jalan yang tertutup tenda walaupun harus berhati-hati saat melintas.
Dia menjelaskan, sebelum dan sesudah acara tidak ada masalah lantaran sudah ada kesepakatan antarwarga.
"Masyarakat ingin pembangunan masjidnya jalan, manten juga jalan. Tapi itu nggak ada masalah, semua bisa jalan. Jumat Sabtu itu jalan masih dibuka," ucapnya.
Baca selengkapnya di sini.
(idn/dhn)





